Huawei Nova 2s Ingin Hancurkan Batas Ponsel Premium dan Kelas Menengah

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Jumat, 08 Dec 2017 18:08 WIB
huawei
Huawei Nova 2s Ingin Hancurkan Batas Ponsel Premium dan Kelas Menengah
Huawei Nova 2s.

Jakarta: Huawei memang telah meluncurkan semua smartphone flagship miliknya pada 2017, tapi itu bukan berarti vendor smartphone asal Tiongkok itu berhenti meluncurkan ponsel baru. Huawei baru saja meluncurkan smartphone baru di negara asalnya, yaitu Nova 2s. 

Nova 2s mengaburkan batas antara smartphone premium dan smartphone kelas menengah. Ponsel tersebut memiliki spesifikasi yang terbilang tinggi dan memiliki fitur-fitur yang menjadi tren dalam industri smartphone tahun ini.

Nova 2s menggunakan "kaca dua sisi" pada bodinya. Smartphone terbaru Huawei ini juga memiliki kamera ganda dan bodi tipis, yang menjadi tren smartphone tahun ini. Nova 2s dilengkapi dengan dua kamera belakang dan layar 6 inci dengan rasio 18:9. Layar Nova 2s memiliki resolusi Full HD+ (2160 x 1080). 

Menurut laporan SlashGear, untuk masalah spesifikasi, Nova 2s memang tidak memiliki spesifikasi paling tinggi. Ia masih menggunakan Kirin 960, yang masih digunakan pada Huawei P10 yang diluncurkan pada bulan Februari lalu, tapi sudah digantikan oleh Kirin 970 untuk Mate 10, smartphone premium terbaru Huawei. 

Sementara gabungan antara RAM 4GB dan memori internal 64GB pada Nova 2s akan mengingatkan Anda pada smartphone premium yang diluncurkan pada awal 2017. Menariknya, Huawei juga menyediakan opsi RAM 6GB.

Huawei melengkapi Nova 2s dengan bateari 3.340 mAh, yang lebih besar dari kebanyakan smartphone premium yang ada saat ini. 

Satu hal yang menarik, seperti Nova 2i, Nova 2s juga memiliki dua kamera di bagian depan, menjadikannya memiliki 4 kamera secara total. Hanya saja, berbeda dengan kamera ganda di bagian belakang yang menggabungkan lensa RGB dan monokrom, dua kamera depan Nova 2s menggabungkan lensa 20MP dan 2MP dengan aperture f/2.0. 

Seperti biasanya, masih belum diketahui apakah Nova 2s akan diluncurkan di luar Tiongkok. Smartphone ini dihargai CNY2.699 (Rp5,5 juta) untuk konfigurasi RAM 4GB/memori 64GB dengan konfigurasi RAM 6GB/memori 128GB dihargai CNY3.499 (Rp7,2 juta). 


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.