Red Hat Membeli Kembali Saham Biasa

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Kamis, 02 Apr 2015 18:33 WIB
red hat
Red Hat Membeli Kembali Saham Biasa
Red Hat akan melakukan pembelian kembali saham biasa mereka. (journaldugeek)

Metrotvnews.com, Jakarta: Dewan Direksi dari Red Hat mengumumkan bahwa mereka telah mengizinkan perusahaan untuk membeli kembali saham biasa perusahaan secara bertahap. Jumlah total saham yang akan dibeli kembali senilai USD500 juta. Pembelian saham ini dapat dilakukan di pasar terbukan ataupun dengan cara transaksi pribadi dengan pemegang saham.

"Selama 4 tahun belakangan, kami telah membeli kembali saham biasa kami sebanya 19,5 juta lembar. Keseluruhan saham ini memiliki total nilai sebesar USD 1 miliar," kata Charlie Peters, Executive Vice President dan Chief Financial Officer Red Hat. "Kami percaya bahwa dengan membeli saham kami, hal ini akan menjadi nilai lebih bagi para pemegang saham kami."

Program pembelian saham terbaru ini dicanangkan sebagai pengganti program pembelian saham yang lama yang telah berakhir pada tanggal 31 Maret lalu. Pada program sebelumnya, Red Hat berencana untuk membeli kembali saham mereka dengan total nilai USD300 juta. Per tanggal 25 Maret lalu, mereka berhasil mendapatkan saham mereka senilai USD220 juta.

Beberapa detail yang telah ditentukan adalah bahwa program pembelian kembali ini dapat ditangguhkan atau bahkan dihentikan setiap saat. Sementara itu, waktu dan jumlah pembelian saham biasa akan ditentukan oleh manajemen per kasus kembalian. Pertimbangan manajemen akan didasarkan pada kondisi pasar dan berbagai faktor lain.

Per tanggal 28 Februari 2015, Red Hat memiliki total kas dan investasi sebesar USD1.81 M dengan 183,5 juta saham yang beredar.


(ABE)

Nokia 2, Smartphone Paling Terjangkau dari HMD
Review Smartphone

Nokia 2, Smartphone Paling Terjangkau dari HMD

1 week Ago

Nokia 2 merupakan smartphone kelas pemula dari HMD. Ini ulasan tentang kelebihan dan kelemahann…

BERITA LAINNYA
Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.