Seperti Uber, Lyft Ikut Buat Mobil Otonom

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Senin, 24 Jul 2017 14:59 WIB
teknologiautonomous
Seperti Uber, Lyft Ikut Buat Mobil Otonom
Lyft buka pusat riset mobil otonom di Palo Alto.

Metrotvnews.com: Lyft, perusahaan transportasi berbasis aplikasi asal Amerika Serikat, juga tertarik untuk masuk ke industri mobil otonom. Mereka membuka fasilitas riset di Palo Alto untuk menunjukkan keseriusan mereka.

Dalam sebuah blog post, Vice President dari divisi baru ini, Luc Vincent menuliskan bahwa 10 persen dari teknisi Lyft kini tengah mengembangkan proyek mobil otonom dan angka ini akan terus naik. "Kami tidak menganggap divisi mobil otonom kami sebagai proyek sampingan," ujarnya pada New York Times. "Ini adalah bisnis inti kami."

"Setiap hari, ada lebih dari 1 juta perjalanan yang kami lakukan di lebih dari 350 kota," ujar Vincent. "Itu artinya puluhan juta mil setiap harinya." Lebih lanjut dia menjelaskan, Lyft kini telah menggunakan data tersebut untuk menentukan apa yang akan mereka lakukan. 

Engadget melaporkan, satu hal yang membedakan proyek mobil otonom Uber dan Lyft adalah karena proyek Lyft yang bersifat terbuka. Pesaing Uber ini bekerja sama dengan General Motors, Land Rover, Jaguar, nuTonomy serta Waymo dan berbagi data berkendara yang mereka miliki.

Ini merupakan usaha Lyft untuk mempercepat perkembangan teknologi mobil otonom. Pada akhirnya, Lyft tampaknya hanya berniat untuk menjual lisensi dari software yang mereka kembangkan dan bukannya membangun mobil otonom yang sama sekali baru. 

Namun, itu bukan berarti Lyft akan meninggalkan bisnis mereka saat ini. Vincent berkata, akan selalu ada manusia yang menjadi sopir. Sebuah perjalanan akan dianalisa untuk memutuskan apakah perjalanan itu sebaiknya dipenuhi oleh mobil otonom atau sopir manusia. 


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.