Google Rilis ARCore, Platform AR untuk Android

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Rabu, 30 Aug 2017 13:38 WIB
googlevirtual reality
Google Rilis ARCore, Platform AR untuk Android
ARCore berbeda dari Tango.

Metrotvnews.com: Beberapa bulan lalu, pada WWDC, Apple memperkenalkan ARKit, platform Augmented Reality pertama buatan Apple. Dengan ARKit, para developer akan bisa mengembangkan aplikasi AR dengan mudah, terutama karena perangkat dengan iOS 11 sudah akan kompatibel dengan ARKit. 

Tidak mau kalah, Google meluncurkan platform AR buatan mereka sendiri yang disebut ARCore. Seperti yang disebutkan oleh Engadget, ARCore tidak sama dengan Tango, yang merupakan proyek AR lain dari Google. Tango memerlukan hardware khusus seperti sensor dan kamera, sementara ARCore tidak. Sama seperti ARKit, satu-satunya yang diperlukan untuk menggunakan ARCore adalah ponsel.

Sementara developer iOS harus menunggu hingga peluncuran iOS 11 untuk mencoba ARKit, ARCore buatan Google telah tersedia sekarang. Mulai hari ini, para pengembang akan bisa menggunakan ARCore pada Google Pixel dan Samsung Galaxy S8 asalkan keduanya sudah menggunakan Android 7.0 Nougat atau veris Android yang lebih baru.

Nantinya, Google berharap ARCore akan bisa digunakan pada jutaan perangkat Android dari berbagai manufaktur, seperti Samsung, Huawei, LG dan ASUS. 

Sama seperti ARKit, ARCore bisa digunakan dengan Java/OpenGL, Unity dan Unreal. Pada dasarnya, platform AR Google ini menawarkan tiga fungsi utama. Pertama, ia akan bisa melacak gerakan, platform ini akan menggunakan kamera ponsel untuk mendeteksi posisi Anda di ruangan.

Kedua, platform ini bisa memahami keadaan sekitar, sehingga ia bisa mendeteksi permukaan horizontal. Ketiga, ia akan bisa memperkirakan cahaya, sehingga pencahayaan dan bayangan dari obyek virtual akan sesuai dengan pencahayaan di sekitar Anda. 

Google menyebutkan, sebelum ini, mereka telah merilis 3D tool seperti Blocks dan Tilt Brush yang kompatibel dengan ARCore dan akan memudahkan para developer untuk membuat konten AR. Selain itu, Google juga tengah mengembangkan teknologi AR lain, misalnya peramban yang kompatibel dengan AR. 

Ketika Apple merilis ARKit pada WWDC, SVP Craig Federighi mengklaim bahwa platform tersebut adalah "platform AR terbesar di dunia", karena ada banyak iPhone dan iPad yang sudah tersedia di pasar. Namun, mengingat jumlah smartphone Android lebih banyak dari pengguna iOS, itu artinya, ARKit tidak lagi menjadi platform AR terbesar.


(MMI)

Video /