Ini Alasan Apple Hapus Tumblr dari iOS

Lufthi Anggraeni    •    Rabu, 21 Nov 2018 10:01 WIB
appletumblr
Ini Alasan Apple Hapus Tumblr dari iOS
Tumblr dihapus dari App Store karena Apple menemukan konten pornografi anak di platform tersebut.

Jakarta: Tumblr sekali lagi mengukuhkan reputasinya sebagai aplikasi pilihan untuk menampilkan gaya hidup alternatif, saat alasan Apple menghapusnya dari App Store terungkap. Di antara konten model bertato, Apple menemukan konten lain terkait dengan pornografi anak.

CNET melaporkan telah mendapatkan komentar dari pihak Tumblr terkait dengan kelalaian pada proses penyaringan konten ini.

Tumblr mengaku tidak menoleransi konten yang menampilkan eksploitasi seksual dan kekerasan terhadap anak, dan berkomitmen untuk membangun lingkungan online yang aman untuk seluruh pengguna.

Tumblr juga menyebut telah bekerja sama dengan mitra di industri, untuk secara aktif mengawasi konten yang diunggah, dan konten yang terdeteksi melanggar kebijakannya tidak akan pernah terbit di platform miliknya.

“Audit rutin untuk menemukan konten pada platform kami belum termasuk data dari industri, Kami segera menghapus konten ini. Keamanan konten merupakan aspek menantang dari pengoperasian platform besar. Kami akan terus berupaya untuk menjadi lebih baik, dan tidak ada prioritas lain yang lebih penting dari ini untuk tim kami.”

Mengingat badan penegak hukum telah terlibat, penghapusan dari App Store mungkin telah diamanatkan kepada Apple, dan satu-satunya pembaruan dari situs dukungan Tumblr sejauh ini hanyalah bahwa Tumblr tengah bekerja keras untuk mengembalikan aplikasinya di App Store sehingga dapat kembali digunaka oleh pengguna iOS.

Sementara itu, aplikasi ini tetap tersedia di platform Android. Sebagai pengingat, Tumblr kini merupakan bagian dari konglomerasi media Oath dengan Verizon sebagai induk perusahaan. Sebelumnya, pengguna Tumblr versi iOS tidak dapat melakukan pencarian saat Safe Mode nonaktif.

Sejumlah pengguna juga mengaku melakukan uninstall pada aplikasi ini, dengan tujuan untuk menginstal kembali namun tidak dapat menemukan aplikasi di App Store.


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.