Baru Tiga Minggu, iPhone XS Max Terbakar

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Senin, 31 Dec 2018 15:41 WIB
apple
Baru Tiga Minggu, iPhone XS Max Terbakar
Apple iPhone XS Max. (Spencer Platt/Getty Images/AFP)

Jakarta: Sebuah iPhone XS Max yang baru berumur tiga minggu terbakar ketika diletakkan di kantong penggunanya. Sang pengguna mempertimbangkan untuk membawa masalah ini pengadilan karena respons Apple yang dianggap setengah hati.

Ialah Josh Hillard dari Columbus, Ohio yang melapor pada iDrop News. Dia mengatakan, pada 12 Desember, ketika di sedang istirahat makan siang, dia mencium bau aneh dari kantong belakangnya.

Dia lalu merasakan sensasi terbakar pada kulitnya, diikuti dengan asap berwarna kuning dan hijau, lapor Digital Trends

Panas dan asap itu berasal dari iPhone XS Max miliknya. Namun, Hillard harus pindah ke ruangan lain sebelum melepaskan celananya karena saat makan siang, ada rekan kerja perempuan di ruang istirahat. Seorang eksekutif mendengar suara teriakan Hillard dan membawa pemadam api untuk memadamkan api pada celana Hillard. 



Hillard lalu membawa iPhone XS Max yang telah terbakar ke Apple Store. Dia mengaku kecewa dengan perlakuan yang dia terima.

Dia mengatakan bahwa dia menghabiskan waktu 20 menit untuk menjawab pertanyaan dari pegawai Apple Store. Setelah itu, dia menunggu selama 40 menit ketika pegawai Apple Store membawa ponselnya di bawa ke ruang belakang. 

Hillard lalu meminta seorang manager untuk menemukan pegawai yang membawa ponselnya. Setelah itu, sang pegawai kembali dengan membawa ponsel yang telah dibungkus.

Dikabarkan, pihak Apple Store mengatakan bahwa mereka akan membawa ponsel yang terbakar ke tim teknisi. Dan itu adalah satu-satunya cara jika Hillard ingin mendapatkan ponsel pengganti. 

Tidak puas dengan layanan Apple Store yang dia dapatkan, Hillard membawa kembali ponselnya yang terbakar ke rumah dan menelpon Apple Care.

Dia baru mendapatkan ponsel baru setelah dia kembali menanyakan perihal ponselnya yang terbakar pada keesokan harinya. Namun, Hillard merasa bahwa Apple seharusnya memberikan kompensasi untuk bajunya yang terbakar dan layanan telekomunikasi yang tidak bisa dia gunakan. 

Hillard disebutkan akan membawa masalah ini ke pengadilan. Sayangnya, keaslian laporan ini masih belum diketahui. Jika laporan ini benar, tidak diketahui apa penyebab baterai terbakar, mengingat ponsel masih ada dalam keadaan baru. 


(MMI)

Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.