Incredible Intelligence 2018

ASUS Zenbo Junior Muncul, Partner Pintar Generasi Dua

Mohammad Mamduh    •    Kamis, 25 Oct 2018 22:21 WIB
teknologiasuskecerdasan buatan
ASUS Zenbo Junior Muncul, Partner Pintar Generasi Dua
ASUS Zenbo Mini

Kuala Lumpur: ASUS resmi memamerkan Zenbo Junior, asisten robot pintar yang sebelumnya bernama Project Nikola. Secara bentuk, Zenbo Junior punya desain yang sama dengan Zenbo, secara dimensi ukurannya lebih kecil.

Sama seperti generasi sebelumnya, Zenbo Junior spesifik untuk industri B2B. Dirancang lebih pintar, pihak ASUS memamerkan beberapa kemampuannya kepada sejumlah wartawan.

Pihak ASUS mengatakan bahwa Zenbo Junior sudah dilengkapi API dan SDK, alias software pengembangan agar nantinya pelaku industri bisa memberikan perintah spesifik sesuai kebutuhan.

Selain manufaktur, ASUS Zenbo Junior juga bisa dipakai untuk institusi pendidikan, seperti sekolah atau universitas. “Untuk pendidikan, ASUS Zenbo Junior bisa dipakai dalam mempelajari robotika dan kecerdasan buatan,” ungkap pihak ASUS kepada sejumlah wartawan.

Dengan beberapa sensor tambahan, siswa nantinya bisa menciptakan proyek robotika mereka sendiri, seperti pola garis, deteksi tabarakan antar objek, dan sistem respons.

Secara kemampuan, ASUS Zenbo Junior sudah bisa mengenali wajah, suara, dan gerakan. Sehingga, guru bisa saja menjadikannya asisten untuk mengatur materi ajar atau membagikan tugas, tak lupa juga mengumpulkan evaluasi.


ASUS Zenbo dan Zenbo Mini.

Kemampuan ini bisa dikustomisasi lewat Classroom Management Console. Interaksi tentunya lebih menarik karena Zenbo Junior punya wajah digital yang menghasilkan ekspresi.

Terkait operasional, ASUS Zenbo Junior menggunakan port USB-A untuk pengisian daya. Sekali pengisian bisa membuatnya bekerja 4-6 jam.

Belum ada informasi lebih jauh apakah ASUS akan menghadirkan tempat pengisian daya khusus, mengingat cara mengisi baterai ala smartphone kepada Zenbo Junior dirasa aneh.

Dari aspek software, ASUS Zenbo Junior berduet dengan Zenbo Management Console dan App Builder Pro, yang diklaim bisa menambah kemampuannya.

Software ini bisa terhubung dengan aplikasi pihak ketiga, yang bisa memberikan variabel perintah dan gerakan yang lebih kompleks dan banyak. App Builder Pro sendiri bisa menciptakan antarmuka khusus terkait layanan kepada konsumen.

ASUS belum memberikan kepastian mengenai tanggal ketersediaan Zenbo Junior.


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.