Wisatawan Indonesia Makin Tertarik Bawa Pocket WiFi

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Jumat, 28 Dec 2018 15:48 WIB
internet
Wisatawan Indonesia Makin Tertarik Bawa Pocket WiFi
Ilustrasi.

Jakarta: Internet semakin penting dalam kehidupan sehari-hari, termasuk bagi wisatawan yang hendak berkunjung ke luar negeri. Hal ini terlihat dari tingginya pertumbuhan layanan persewaan pocket WiFi, seperti JavaMifi. 

Pendiri JavaMifi, Andintya Maris mengatakan bahwa pertumbuhan JavaMifi mencapai 800 persen pada tahun ini.

Sementara dari segi jarak, perangkat dari JavaMifi telah menempuh jarak sekitar 583,9 juta kilometer. Ini menunjukkan bahwa wisatawan Indonesia yang berpergian ke luar negeri memiliki kesadaran untuk membawa pocket WiFi. 

"Pengetahuan masyarakat terhadap kebutuhan travel Wi-Fi semakin terbuka dengan gencarnya inovasi, promo, dan layanan distribusi meluas yang kami hadirkan sepanjang tahun ini. Ke depan, JavaMifi akan tetap menghadirkan berbagai inovasi dan solusi bagi traveler yang ingin menghemat pengeluaran untuk biaya internet, koneksi stabil, serta membutuhkan cakupan negara paling luas," kata Andintya. 

Selain melayani wisatawan Indonesia yang hendak berpergian ke luar, JavaMifi juga melayani wistawan asing yang berkunjung ke Indonesia. 

Menurut JavaMifi, destinasi favorit wisatawan Indonesia adalah Jepang. Tidak heran, mengingat negara itu menawarkan banyak hal untuk orang-orang yang berkunjung, mulai dari sejarah dan budaya yang kaya, kulinter yang menarik, hingga pemandangan kota dan alam yang cantik.

Selain Jepang, Eropa, Singapura, Korea Selatan dan Thailand adalah negara favorit wisatawan Indonesia. 

Didirikan pada 2015, JavaMifi kini bisa menawarkan layanan 4G tanpa batas di lebih dari 160 negara. Sepanjang 2018, JavaMifi melakukan berbagai inovasi, termasuk Tiongkok tanpa VPN dan layanan pascabayar JavaMifi PRO.

Untuk memudahkan pelanggan mengambil dan mengembalikan pocket WiFi, mereka juga membuka booth resmi di bandara internasional di Indonesia serta menjadikan Indomaret dan Alfamart sebagai pickup point


(MMI)

Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.