CES 2018

Mesin Ini Bisa Rapikan Pakaian dalam 10 Menit

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Kamis, 11 Jan 2018 12:59 WIB
teknologices 2018
Mesin Ini Bisa Rapikan Pakaian dalam 10 Menit
Tersa Steam dapat membuat pakaian bebas kerutan dan kembali wangi dalam waktu 10 menit. (Indiegogo)

Jakarta: Ide untuk membuat Tersa Steam berawal dari masalah yang dihadapi oleh para pendirinya.

"Tiga pendiri Tersa Steam, kami tinggal di asrama pada tahun pertama saat kami kuliahdan kami berbagi satu ruangan dengan 5 pria lainnya, dalam satu rumah yang berisi sekitar 60 orang dan hanya memiliki 1 mesin cuci," kata CEO Tersa, Charlie Warden. 

Satu mesin cuci itu tidak cukup memadai untuk mencuci pakaian puluhan orang. Namun, masalah itu justru memunculkan sebuah ide. "... Kami ingin sesuatu yang terlihat keren yang bisa kami gantung di tembok untuk membersihkan handuk kami, pakaian dalam, kaos, celana pendek, apapun yang kami perlukan untuk tetap bersih," kata Warden pada Digital Trends.

"Sesuatu itu adalah Tersa Steam, pembersih uap yang bisa dipasang di tembok yang dapat membersihkan pakaian dengan cepat dan membuat pakaian kembali wangi. Kami berusaha untuk membuatnya bebas dari bahan kimia," katanya.

Tujuannya adalah untuk menghindari noda pada pakaian. Tersa menggunakan campuran air dan hidrosol dari proses pembuatan parfum.



Hidrosol ini tersedia dalam kotak yang ramah lingkungan. Untuk membersihkan sebuah pakaian, pengguna cukup memasukkan pakaian ke dalam Tersa beserta sebuah kotak hidrosol dan Tersa akan menggunakan uap untuk membunuh bakteri pada pakaian, menghilangkan kerut dan juga membuat pakaian memiliki wangi dari hidrosol yang dimasukkan. 

Selain itu, Tersa juga akan mengeringkan pakaian. Mesin ini membutuhkan waktu sekitar 10 menit untuk menyelesaikan tugasnya. Tersa kini diluncurkan di Indiegogo. Harga mesin tersebut sebelum diluncurkan adalah USD399 (Rp5,4 juta). Nantinya, mesin tersebut akan dijual dengan harga USD499 (Rp6,7 juta) 


(MMI)

Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.