Yoga 920, Penerus Laptop Convertible Lenovo di Indonesia

Cahyandaru Kuncorojati    •    Kamis, 07 Dec 2017 22:13 WIB
lenovo
Yoga 920, Penerus Laptop Convertible Lenovo di Indonesia
Hari ini, Kamis 7 Desember 2017, Lenovo resmi memboyong Lenovo Yoga 920 ke Indonesia

Jakarta: Berlokasi di Jakarta, hari ini Lenovo merilis produk laptop convertible teranyar mereka dari lini Yoga, yaitu Yoga 920 yang sebelumnya meluncur di ajang teknologi IFA 2017 Berlin, Jerman, beberapa waktu lalu.

Laptop convertible adalah laptop yang memiliki bodi tipis sekaligus ringan ala utrabook, tapi memiliki engsel layar dan bodi yang membuat laptop tersebut dapat digunakan dalam beberapa mode. Mode laptop, mode tablet, dan mode tent berkat engsel yang berputar 360 derajat.

"Yoga 920 adalah penerus Yoga 910. Dari segi desain Yoga 920 memiliki bodi tipis dan ringan ketimbang Yoga 910. Yoga 920 memiliki ketebalan hanya 13,95mm berbeda dengan pendahulunya 14,30mm. Jadi bobotnya juga lebih ringan lagi," ungkap Consumer 4P Lead Lenovo Indonesia Julius Tjhin.



Mengusung layar berukuran 13,9 inci Yoga 920 sudah dibekali panel IPS resolusi Full HD dengan bezel tipis serta mendukung layar sentuh. Tidak ketinggalan Yoga 920 juga masih dibekali dengan pen yaitu Lenovo Active Pen 2.

Salah satu bodi Yoga 920 yang menjadi ikon laptop seri ini adalah engsel berbentuk watchband yang terlihat kokoh sekaligus mewah. Engsel ini berputar 360 derajat mendukung penggunaan mode laptop, stand, tablet, dan tent.



Di bagian dapur pacu Yoga 920 sudah dibenamkan prosesor Intel Core i7 Generasi ke-8 didukung kapasitas RAM 16GB dan SSD 512GB. Yoga 920 juga membawa fitur lengkap mulai dari sistem keamanan pemindai sidik jari dan biometrik wajah dari Windows Halo. Bahkan laptop ini sudah bisa terhubung dengan headset Windows Mixed Reality.

Bagi Anda yang berminat untuk membawa pulang laptop tipis nan ringan sekaligus convertible ini cukup siapkan dana mulai dari Rp23 juta. Lenovo Yoga 920 hadir dalam 3 varian warna, Copper, Bronze, dan Platinum.


(MMI)

Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.