Ada 50% Malware Cryptocurrency Terpasang di Situs Porno

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Senin, 12 Feb 2018 15:34 WIB
bitcoincryptocurrency
Ada 50% Malware Cryptocurrency Terpasang di Situs Porno
Ada banyak situs porno yang memiliki kode untuk menambang cryptocurrency. (AFP PHOTO / JACK GUEZ)

Jakarta: Sebuah studi baru menunjukkan bahwa banyak penambang mata uang virtual yang memanfaatkan situs porno untuk mengeksploitasi komputer pengunjung ketika mereka datang ke situs.

Perusahaan asal Beijing bernama 360NetLab telah menganalisis pola trafik internet dan menyimpulkan bahwa kebanyakan situs yang menawarkan konten dewasa menandung kode untuk menambang cryptocurrency

Program penambang cryptocurrency itu biasanya akan terunduh secara otomatis tanpa izin pengguna ketika Anda masuk ke sebuah situs.

Program itu akan berjalan tanpa terlihat, menggunakan CPU komputer Anda untuk membuat mata uang virtual, biasanya Monero. Ini bisa menyebabkan penurunan performa yang signifikan pada komputer Anda, lapor Digital Trends

Menurut 360NetLab, sebanyak 628 situs dari 300 ribu situs dengan pengunjung terbanyak berdasarkan layanan analisis dan trafik internet Alexa, mengandung kode untuk menambang cryptocurrency.

Meskipun dari segi trafik tidak terlalu besar, tapi 49 persen dari domain yang mengandung kode untuk menambang merupakan situs porno. 

Alat untuk menambang yang paling banyak digunakan adalah coinhive. Sebanyak 57 persen situs yang memiliki kode untuk menambang menggunakan alat itu. Alat-alat lain yang biasa dipakai untuk menambang adalah jsecoin, webmine dan cryptoloot


(MMI)

Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.