Google Tambah 16 Bahasa Baru untuk Gboard

Lufthi Anggraeni    •    Rabu, 23 May 2018 11:20 WIB
google
Google Tambah 16 Bahasa Baru untuk Gboard
Google menggulirkan update untuk Gboard berisi dukungan bahasa baru serta sejumlah fitur baru dan perbaikan.

Jakarta: Google baru saja merilis versi baru dari Gboard untuk perangkat Android. Update tersebut menghadirkan dukungan untuk bahasa baru, namun aplikasi baru hadir dengan sejumlah fitur baru dan perbaikan.

Google menambahkan dukungan untuk 16 bahasa baru, yaitu Ahirani, Bahamianese, Kannauji, Fijian, Gagauz, Halbi, Karakalpak, Kanuri , Komi, Moksha, Pangasinan, Sango, Veps, Voro, Wagdi, dan Zeeuws.

Selain itu, Gboard juga dibekali kemampuan yang memungkinkan pengguna menciptakan GIF menggunakan kamera ponsel.

Setelahnya, pengguna dapat membagikan GIF karya mereka secara langsung kepada teman. Selain itu, update ini juga menambahkan galeri stiker berisi lebih dari 500 stiker baru.

Pengguna versi beta aplikasi Gboard akan mendapati perubahan pada keyboard US English, dengan tambahan spasi otomatis setelah tanda baca.

Sebelumnya, update Google Duo v34 memperkenalkan fitur berbagi layar yang telah lama dinantikan oleh pengguna.

Dengan update ini, pengguna dapat menawarkan dukungan teknis kepada orangtua dan rekan. Untuk mulai berbagi layar, pengguna hanya perlu megetuk layar selama panggilan telepon Duo berlangsung, dan memilih layar baru untuk berbagi ikon.

Sementara itu, Google Assistant juga dilaporkan akan berbekal kemampuan memperingatkan penerima panggilan telepon pada wilayah yuridiksi tertentu bahwa panggilan tengah direkam.

Selain itu, Google mengumumkan bahwa setiap akun Google akan tetap dapat menikmati ruang penyimpanan cloud gratis berkapasitas 15GB.

Google juga resmi menghadirkan gestur baru yang memungkinkan pemilik Pixel Buds untuk mengendalikan earphone. Gestur baru ini diklaim berguna bagi pengguna Pixel Buds dan smartphone Pixel atau smartphone Android dengan dukungan Google Assistant.


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.