Acer Pamer Dua Laptop Kelas Berat Helios 300 dan 500

Mohammad Mamduh    •    Kamis, 24 May 2018 12:29 WIB
acer
Acer Pamer Dua Laptop Kelas Berat Helios 300 dan 500
Acer Predator Helios 500

Jakarta: Acer meluncurkan dua laptop gaming Predator Helios di Global Press Conference next@acer di New York.

Seri Predator Helios ini meliputi Predator Helios 500, dengan prosesor Intel Core i9 Generasi ke-8, dan Predator Helios 300 Special Edition dengan spesifikasi yang ditingkatkan dari pendahulunya, menggunakan bodi warna putih. Keduanya diklaim telah mendukung teknologi  VR.

"Kami telah memperluas lini gaming Predator Helios sebagai tanggapan atas permintaan dari para gamer yang mencari laptop dengan performa ekstrem," ujar Jerry Kao, President of IT Products Business, Acer.

“Prosesor Intel Core i9 Generasi ke-8 untuk gaming adalah kinerja tertinggi yang pernah diberikan Intel untuk perangkat kelas ini. Tujuannya untuk memenuhi kebutuhan para penggemar yang menuntut pengalaman gaming kelas tinggi, baik di rumah maupun di perjalanan,” ujar Steve Long, Vice President and General Manager, Client Computing Group Sales and Marketing, Intel.

Predator Helios 500 adalah laptop gaming kelas berat dengan kemampuan overclocking. Di dalamnya telah mengadopsi prosesor Intel Core i9 Generasi ke-8 dan kartu grafis NVIDIA GeForce GTX 1070, yang juga dapat di-overclock. Untuk  penyimpanan, performanya ditopang Intel Optane hingga 64GB.



Kualitas visual 4K, UHD, atau FHD tersemat dari layar IPS 17,3 inci dengan refresh rate 144Hz berkat dukung NVIDIA G-SYNC untuk permainan yang diklaim bebas blur.

Untuk tampilan yang lebih baik, laptop ini menyediakan port Thunderbolt 3 ganda, dan port HDMI 2.0 yang mendukung hingga tiga monitor eksternal. Aspek audio didukung dua speaker, subwoofer, Acer TrueHarmony dan teknologi Waves MAXXAudio.

Acer mengaku bahwa mereka memperhatikan aspek pendinginnan sistem. Temperatur Helios 500 diklaim tetap sejuk berkat dua kipas logam 3D AeroBlade dan lima heatpipe yang mendistribusikan udara ke komponen utama mesin sambil melepaskan udara panas secara bersamaan. Kecepatan kipas dapat dikontrol dan disesuaikan melalui aplikasi PredatorSense.

Sementara itu, Predator Helios 300 Special Edition hadir dengan bodi aluminium berwarna putih dengan aksen keemasan. Laptop gaming ini menyematkan layar IPS FHD 15,6 inci dengan refresh rate 144Hz.

Di balik layar itu terpasang prosesor Intel Core i7+, VGA NVIDIA GeForce GTX 1060 yang dapat di-overclock, serta penyimpanan hingga SSD 512GB NVMe dan HDD 2TB. Helios 300 Special Edition juga dilengkapi RAM 16GB DDR4 yang dapat di-upgrade hingga 32GB.

Sebagai tambahan, Gigabit Ethernet menyediakan koneksi kabel yang cepat, dan Gigabit Wi-Fi dengan Intel Wireless-AC 9560 terbaru mampu mengirimkan hingga 1.73Gbps ketika menggunakan saluran 160 MHz (2x2 802.11ac, dual-band 2.4GHz and 5GHz).

Helios 300 Special Edition juga memiliki AeroBlade 3D dengan ketipisan 0.1 mm yang didesain dengan teknologi aerodinamis untuk menjaga perangkat agar tetap sejuk. Pengguna dapat mengaturnya melalui aplikasi PredatorSense.


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.