Acer Bawa Chromebook Spin 13 dan 15 Versi Anyar, Seperti Apa?

Mohammad Mamduh    •    Jumat, 01 Jun 2018 13:13 WIB
acer
Acer Bawa Chromebook Spin 13 dan 15 Versi Anyar, Seperti Apa?
Acer Spin Chromebook 15

Jakarta: Acer meluncurkan seri Chromebook terbaru yang di desain untuk keperluan bisnis dan hiburan, yakni Acer Chromebook Spin 13, Acer Chromebook 13, Acer Chromebook Spin 15, dan Acer Chromebook 15.

Keempat varian Chromebook tersebut diklaim dirancang dengan desain trendi dengan tampilan layar masing-masing 13,5 dan 15,5 inch Full HD+. Sebagai Chromebook, laptop ini sudah pasti mengadopsi Chrome OS.

Varian Chromebook Spin 13 dan Acer Chromebook Spin 15 menyematkan engsel 360 derajat untuk pemakaian dengan mode tablet, notebook, display atau tent mode. Sementara Chromebook 13 dan Chromebook 15 hadir dengan tampilan laptop tradisional untuk pengguna yang memiliki heavy-task.
 
Acer Chromebook Spin 13 dan Acer Chromebook 13 generasi anyar diklaim memiliki layar Full HD+ 13,5 inci dengan resolusi 2256x1504 untuk 3,3 juta piksel. Layar IPS memungkinkan pengguna mengerjakan tugas dan berbagi konten dengan sudut pandang 178 derajat.

Rasio aspek 3:2 display menambahkan 18 persen ruang vertikal lebih besar dibandingkan dengan layar 16:9 yang sama lebar, sehingga pengguna dapat mengurangi scrolling saat melihat situs web, dokumen, dan spreadsheet. S

elain itu, ketika Chromebook Spin 13 dalam mode tablet, layar yang lebih tinggi terasa lebih seperti majalah, sehingga meningkatkan pengalaman membaca.

Desain baru Chromebook 13 memiliki sasis aluminium. Efek diamond-cut di tepi dan sekeliling touchpad melengkapi sasis sandblasted matte aluminium, diklaim membuatnya nyaman untuk disentuh dan lebih mudah digenggam.

Untuk Chromebook Spin 15, Acer membenamkan layar 1080p dengan teknologi FHD IPS dan panel Gorilla Glass pada touchpad. Chromebook Spin 15 memiliki bobot yang diklaim cukup ringan, sekitar 2,1kg

Untuk daya tahan, Acer Chromebook Spin 15 dapat digunakan untuk satu hari penuh, karena menghadirkan daya baterai hingga 13 jam. Perangkat ini didukung prosesor Intel Pentium N4200 quad-core, Intel Celeron N3450, atau Intel Celeron N3350, dengan memori 4GB atau 8GB LPDDR4 dan 32GB atau 64GB on-board eMMC storage.


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.