Nokia 7 Plus Jadi Model non-Pixel Usung Digital Wellbeing

Lufthi Anggraeni    •    Jumat, 21 Sep 2018 10:30 WIB
nokia
Nokia 7 Plus Jadi Model non-Pixel Usung Digital Wellbeing
Nokia 7 Plus menjadi perangkat non Pixel pertama yang dapat memanfaatkan aplikasi Google Digital Wellbeing.

Jakarta: Aplikasi Digital Wellbeing karya Google hingga saat ini baru tersedia pada perangkat seri Pixel, bertugas mengawasi penggunaan ponsel harian pengguna perangkat Android. Aplikasi ini bertugas menampilkan durasi dan frekuensi penggunaan perangkat pengguna.

Fitur lain memungkinkan pengguna untuk mengatur jadwal pengaktifan mode malam pada layar saat waktu tidur. Pengguna juga dapat mengatur waktu istirahat per hari pada aplikasi, mencegah pengguna Android kecanduan terhadap aplikasi media sosial atau game tertentu.

Aplikasi Digital Welbeing yang secara teknis tersedia dalam versi beta, kini tersedia untuk Nokia 7 Plus pengguna sistem operasi Android 9 Pie versi beta. Smartphone ini menjadi perangkat non-Pixel pertama yang dapat memanfaatkan aplikasi ini.

Selain itu, kehadiran aplikasi ini di Nokia 7 Plus mengindikasikan bahwa seluruh perangkat Android bersistem operasi Android 9 Pie akan dapat memanfaatkan aplikasi Digital Wellbeing. Namun, mengingat Android 9 Pie dan aplikasi merupakan versi beta, sejumlah fitur diperkirakan akan berjalan lebih lambat atau tidak berfungsi.

Sementara itu, baik Apple maupun Google merasa terpaksa untuk menghadirkan fitur Screen Time dan Digital Wellbeing pada versi terbaru iOS dan Android, akibat peningkatan kekhawatiran bahwa konsumen pengguna perangkat karyanya menderita kecanduan terhadap smartphone.

Pengujian terhadap Screen Time yang dilakukan New York Times menyimpulkan bahwa remaja perempuan mengurangi penggunaan iPhone hariannya sebanyak 50 persen setelah tiga minggu memanfaatkan aplikasi tersebut.


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.