Soal Kebobolan Data, Kemenkominfo Minta Penjelasan Facebook

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Selasa, 02 Oct 2018 12:21 WIB
kominfomedia sosialfacebook
Soal Kebobolan Data, Kemenkominfo Minta Penjelasan Facebook
Kominfo minta kejelasan dari Facebook.

Jakarta: Melalui Direktur Jenderal Aplikasi Informatika, Menteri Komunikasi Informatika, Rudiantara meminta Facebook untuk memberikan penjelasan tentang peretasan yang memengaruhi 50 juta pengguna minggu lalu.

Masalah itu ada pada fitur "view as" pada Facebook, yang memungkinkan peretas untuk mendapatkan token akses pengguna dan mengakses akun pengguna. 

Secara resmi, Kominfo meminta penjelasan Facebook melalui Surat Direktur Jenderal Aplikasi Informatika Kementerian Kominfo RI No S-259/Kominfo/DJAI/AI.05.04/10/2018 yang dibuat pada tanggal 1 Oktober.

Melalui surat tersebut, Kominfo meminta Facebook untuk menginformasikan langkah yang perusahaan media sosial itu ambil dalam menghadapi masalah keamanan yang ada. Surat itu diterima Kepala Kebijakan Publik Facebook Indonesia, Rubben Hatari. 

Tidak heran jika Kominfo sangat peduli akan masalah peretasan ini, mengingat jumlah pengguna aktif Facebook di Indonesia cukup banyak, mencapai 115 juta orang. 

Sementara itu, di Eropa, regulator privasi tengah melakukan penyelidikan. Ada kemungkinan, Facebook melanggar hukum privasi yang mulai berlaku pada bulan Mei di Uni Eropa, ini membuat perusahaan itu terancam terkena denda sebesar Rp24,3 triliun

Di Amerika Serikat, Facebook juga dituntut. Kali ini, pihak yang menuntut adalah dua pengguna Facebook. Alasannya, peretasan yang terjadi pada Facebook membuat kemungkinan terjadinyna pencurian identitas pada diri mereka menjadi lebih tinggi. 


(MMI)

Roccat Kone AIMO, Premium Pakai Kecerdasan Buatan
Review Mouse Gaming

Roccat Kone AIMO, Premium Pakai Kecerdasan Buatan

1 day Ago

Roccat Kone AIMO digolongkan sebagai mouse gaming premium dengan fitur yang sangat pantas dimil…

BERITA LAINNYA
Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.