Microsoft Bangun Pusat Transparansi dan Keamanan Siber di Singapura

Riandanu Madi Utomo    •    Selasa, 04 Oct 2016 17:28 WIB
microsoft
Microsoft Bangun Pusat Transparansi dan Keamanan Siber di Singapura
Pusat Transparansi Singapura akan menjadi bagian dari jaringan global yang mencakup empat wilayah

Metrotvnews.com, Jakarta: Microsoft hari ini meresmikan fasilitas gabungan Pusat Transparansi dan Keamanan Siber pertama di Singapura yang akan melayani kebutuhan negara-negara di Asia Pasifik.

Fasilitas gabungan ini dikatakan melayani sektor publik atau swasta dalam membangun sebuah kondisi komputasi yang aman dan terpercaya yang merupakan salah satu faktor penting dalam transformasi digital.

"Kerja sama antara sektor publik dan swasta merupakan kunci utama untuk memperkuat tingkat keamanan siber nasional. Pembukaan Pusat Transparansi regional Microsoft di Singapura bertujuan untuk melayani wilayah Asia Pasifik yang lebih luas," ujar Corporate Vice President, Worldwide Public Sector, Microsoft, Toni Townes-Whitley.

Pusat Transparansi Microsoft akan menjadi fondasi awal Microsoft Government Security Program (GSP) yang sudah berjalan. Program ini menawarkan peserta pemerintah suatu kesempatan untuk meninjau sumber kode produk Microsoft, mengakses informasi mengenai ancaman dan kerentanan keamanan siber, serta mempelajari pandangan dari para profesional Microsoft yang memiliki keahilan di bidang keamanan.

Microsoft mengklaim programnya ini diikuti oleh 40 negara dan organisasi internasional.

Pusat Transparansi Singapura akan menjadi bagian dari jaringan global yang mencakup empat wilayah. Fasilitas ini akan bergabung dengan fasilitas lain yang telah ada di Redmond, Washington untuk Amerika Utara, serta Brussels, Belgia untuk Eropa.

Informasi mengenai Pusat Transparansi Microsoft lainnya akan diungkapkan pada akhir tahun ini, termasuk Pusat Transparansi di Beijing, Tiongkok yang telah diumumkan belum lama ini.


(MMI)