Tesla Segera Beli Perusahaan Panel Surya Terbesar AS

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Senin, 21 Nov 2016 09:16 WIB
tesla
Tesla Segera Beli Perusahaan Panel Surya Terbesar AS
CEO Tesla Elon Musk. (AP Photo / Ringo H.W. Chiu, File)

Metrotvnews.com: Pemegang saham Tesla Motors setuju untuk mengakuisisi SolarCity.

Akuisisi ini menjadikan SolarCity, yang merupakan manufaktur panel surya terbesar di Amerika Serikat, sebagai bagian dari Tesla. Lebih dari 85 persen pemegang saham setuju dengan keputusan untuk akuisisi ini.

Keputusan ini membuat saham Tesla naik 1,4 persen, sementara saham SolarCity naik 2,5 persen. Dengan mengakuisisi SolaCity, CEO Tesla Elon Musk berkata, Tesla nantinya akan menjadi tempat one-stop shopping, tempat pembeli dapat membeli berbagai produk mulai dari panel surya, penyimpanan listrik yang disebut Powerwall dan Powerpak dan juga mobil listrik.

"Kami mencoba untuk membuat produk yang terintegrasi, sehingga Anda bisa datang ke toko Tesla dan cukup berkata ya," kata Musk, seperti yang dikutip dari USA Today.

"Ia akan menawarkan pengalaman pembelian yang sempurna dan Anda akan suka dengan itu."

Musk menambahkan, Tesla diperkirakan akan mulai memproduksi panel surya barunya dalam jumlah besar pada musim panas tahun depan. Namun, satu hal yang penting adalah karena panel surya ini akan memiliki harga yang sama dengan atap biasa. Dia berkata, panel surya SolarCity akan memiliki harga yang sama, atau bahkan sedikit lebih rendah dari atap biasa. Menurutnya, listrik yang dihasilkan adalah bonus.

Pada awalnya, panel surya terlihat mencolok di sebuah atap. Ia besar dan mengkilap dan terkadang tidak sedap untuk dipandang. Salah satu keinginan Musk adalah membuat panel surya yang dapat menyatu sempurna dengan atap.

Ketika Musk pertama kali mengumumkan rencananya untuk membeli SolarCity pada bulan Agustus lalu, para pemegang saham sedikit curiga. Musk adalah pemegang saham terbesar SolarCity dan pendiri SolarCity adalah sepupu Musk, Lyndon Rive. Hal ini membuat akuisisi SolarCity sebagai konflik berkepentingan.

Selain itu, sebagian pemegang saham dan analis mempertanyakan apakah misi Musk untuk memasukkan Tesla ke dalam industri panel surya adalah keputusan yang baik mengingat berbagai tantangan yang Tesla hadapi di industri otomotif.

Rencana akuisisi ini mulai mendapat dukungan ketika ia didukung oleh Institutional Shareholder Services, perusahaan penasehat yang rekomendasinya biasanya diikuti oleh para pemegang saham. Meskipun penggunaan panel surya masih belum terlalu populer walau pemerintah telah memberikan subsidi, Musk yakin bahwa ada kelemahan pada sistem yang bisa perusahaannya eksploitasi untuk mengembangkan pasar ini.

"Jika kita bisa membuat panel surya lebih murah dari atap biasa, subsidi pemerintah tidak lagi menjadi masalah," kata Musk.


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.