Ada Video tak Pantas di YouTube Kids

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Selasa, 07 Nov 2017 10:40 WIB
youtube
Ada Video tak Pantas di YouTube Kids
Ditemukan video tak pantas di YouTube Kids.

Metrotvnews.com: YouTube mendapat kritik keras karena membiarkan video tidak pantas tampil di aplikasi yang didesain untuk anak-anak, YouTube Kids. 

Situs milik Google itu merupakan platform video terbesar di dunia, dengan lebih dari 1 miliar orang mengunjungi situs itu setiap bulannya. Sementara YouTube Kids adalah versi ramah keluarga yang diluncurkan pada 2015, seperti yang disebutkan oleh CNET

Namun, dikabarkan, layanan untuk anak itu juga memiliki sisi gelap. Salah satu video di platform itu menunjukkan Mickey Mouse berdarah-darah sementara Minnie melihat dengan ketakutan.

Dalam video lain, terlihat bagaimana Spider-Man mengencingi Elsa, karakter dalam Frozen. Kedua video tersebut merupakan video palsu yang menggunakan karakter dari Disney dan Marvel. 

YouTube menyebutkan bahwa konten-konten ini "tidak bisa diterima", tapi mereka juga berkata, konten itu tidak banyak. Dalam 30 hari terakhir, kurang dari 0,005 persen video yang yang ditonton melalui aplikasi itu dihapuskan karena tidak pantas. YouTube mengaku mereka berusaha menurunkan angka tersebut. 

"Tim YouTube Kids bekerja sama dengan para orangtua yang peduli dengan masalah ini, karena itu, sangat penting bagi kami untuk menyelesaikan masalah ini dengan benar dan kami bertindak cepat ketika masalah ini diberitahukan pada kami," ujar juru bicara YouTube dalam pernyataan resmi.

"Kami menggunakan kombinasi pembelajaran mesin, algoritma dan laporan dari komunitas untuk menentukan konten apa yang pantas tampil di aplikasi dan juga konten mana yang pantas mendapatkan iklan." 

Video-video yang bermasalah itu tampil di YouTube Kids setelah berhasil mengelabui filter keamanan. Untuk memberikan keamanan ekstra, YouTube berkata bahwa orangtua bisa menggunakan kendali ekstra untuk membatasi apa yang anak-anak mereka tonton di YouTube Kids.

Kendali untuk orangtua memungkinkan mereka untuk memblokir video atau channel tertentu dan juga mematikan fitur pencarian. 


(MMI)

Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.