Panasonic Lumix DC-GH5S Masuk Indonesia, Harganya?

Lufthi Anggraeni    •    Senin, 26 Mar 2018 18:57 WIB
panasonic
Panasonic Lumix DC-GH5S Masuk Indonesia, Harganya?
Panasonic Lumix GH5S resmi diluncurkan di Indonesia, dan akan mulai tersedia di pasar pada akhir bulan April mendatang.

Jakarta: Panasonic resmi meluncurkan kamera mirrorless terbarunya, mengunggulkan kemampuan merekam video cinema 4K 60p/50p pertamanya, Lumix GH5S. Kamera yang diperuntukan untuk videografer profesional ini disebut sebagai penyempurnaan dari versi sebelumnya.

"Dengan menambahkan kemampuan merekam video serta kualitas gambar yang disempurnakan meski dalam kondisi perekaman bercahaya minim, GH5S memiliki sensitifitas dan kualitas gambar tertinggi dalam sejarah kamera Lumix," ujar Digital Imaging Marketing Manager Panasonic Gobel Indonesia Agung Ariefiandi.

Selain itu, kehadiran inovasi yang dikembangkan dan disematkan Panasonic pada Lumix GH5s dan produk Panasonic lain juga disesuaikan dengan visi Panasonic, yaitu untuk menciptakan budaya foto baru di ranah fotografi digital.

Panasonic Lumix GH5s mengunggulkan kemampuan perekaman internal 4:2:2 10 bit dan perekaman video Cinema 4K. Hal ini memungkinkan pengguna merekam video tanpa khawatir meski kondisi pencahayaan minim atau tidak dapat dikendalikan.

Selain itu, kemampuan perekaman video tanpa mengkhawatirkan kondisi pencahayaan juga berkat dukungan Digital Live MOS Sensor 10,2MP, serta teknologi Dual Native ISO dan venus engine baru. Panasonic Lumix GH5s juga dibekali dengan sensor multi-aspek, memungkinkannya merekam dengan menggunakan tingkat sensitifitas ISO mencapai 512.000.

Sensor multi-aspek ini juga mendukung mode pemotretan dalam format RAW 14-bit, yang memberikan videografer keleluasaan dan fleksibilitas lebih tinggi dalam mengembangkan RAW secara profesional. Tidak hanya itu, dukungan untuk sensitivitas cahaya juga dihadirkan kemampuan mendeteksi luminance -5EV dengan Low Light AF.

Penyematan fitur V-LogL dan mode Hybird Log Gamma (HLG) dalam Photo Style, pada kamera ini juga diklaim Panasonic dapat membantu pengguna untuk berkarya tanpa perlu repot menyediakan dan mencari unduhan software peningkat kemampuan.

Kamera yang dibekali dengan fitur Time Code IN / OUT, Variable Frame Rate (VFR) untuk perekaman slow-motion hingga 240fps dan slot kartu memori ganda  akan tersedia di pasar Indonesia pada akhir bulan April mendatang, dengan penawaran harga Rp32.999.000 hanya untuk bodi kamera.


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.