Tiongkok Coba Sistem Identifikasi Elektronik via WeChat

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Kamis, 28 Dec 2017 11:22 WIB
wechattiongkok
Tiongkok Coba Sistem Identifikasi Elektronik via WeChat
Pengguna teregistrasi di WeChat tak perlu bawa kartu identitas lagi. (HOW HWEE YOUNG/EPA/REX/SHUTTERSTOCK)

Jakarta: Masyarakat Tiongkok mungkin tidak lagi perlu untuk membawa dompet. Mulai tahun depan, warga Tiongkok tidak lagi perlu membawa kartu identitas selama mereka merupakan pengguna yang terdaftar di WeChat. 

Pada hari Senin, pemerintah Guangzhou, Tiongkok merilis bagian pertama dari "kartu identitas WeChat".

Kartu tersebut memungkinkan masyarakat untuk melakukan verifikasi identitas menggunakan teknologi pengenalan wajah, lapor Xinhua News. Program ini diperkirakan akan diluncurkan di seluruh Tiongkok pada bulan depan. 

Kartu identitas elektronik ini akan berfungsi layaknya kartu identitas tradisional yang dikeluarkan oleh negara, menurut laporan CNET.

Penguna yang telah terverifikasi akan bisa melakukan semua hal yang memerlukan kartu identitas, seperti menyewa kamar di hotel dan menggunakan jasa pemerintahan, hanya dengan memindai wajah mereka menggunakan ponsel. Identitas mereka kemudian akan diautentikasi menggunakan sistem kecerdasan buatan. 

WeChat adalah platform pengirim pesan sosial layaknya WhatsApp. Ia memiliki 980 juta pengguna terdaftar -- mayoritas masyarakat Tiongkok, yang memiliki populasi 1,4 miliar orang.

Aplikasi itu dimiliki perusahaan raksasa Tiongkok, Tencent, perusahaan teknologi Asia pertama yang memiliki valuasi lebih dari USD500 miliar (Rp6.779 triliun) bulan lalu. 

Keputusan Tencent untuk membuat kartu identitas berdasarkan WeChat merupakan bagian dari usaha mereka memperbaiki hubungan dengan pemerintah, setelah mereka diselidiki pada bulan Agustus atas tuduhan konten ilegal. 


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.