Punya 3 CEO Baru, Samsung Pecah Rekor Keuntungan

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Kamis, 02 Nov 2017 11:20 WIB
samsung
Punya 3 CEO Baru, Samsung Pecah Rekor Keuntungan
Samsung memerlukan kepemimpinan baru untuk menghadapi krisis (AP/Ahn Young-joon)

Metrotvnews.com: CEO Samsung Electronics, Kwon Oh-hyun secara tidak terduga mengumumkan keputusannya untuk mengundurkan diri, menyebutkan bahwa Samsung memerlukan kepemimpinan baru untuk menghadapi krisis. Sekarang, perusahaan asal Korea Selatan itu telah mengumumkan penggantinya. 

Samsung telah menunjuk 3 orang yang akan memimpin divisi yang berbeda. King Ki-nam akan memimpin bisnis komponen, Kim Hyun-suk akan memimpin divisi elektronik konsumen dan Koh Dong-jin, yang juga dikenal dengan nama DJ Koh akan bertanggung jawab atas divisi mobile dan IT. 

Yoon Boo-keun (BK Yoon) dan Shin Jong-kyun (JK Shin) juga akan mengundurkan diri dari jabatan mereka sebagai co-CEO. Sayangnya, masih belum diketahui apakah salah satu dari ketiga pemimpin divisi baru Samsung akan memiliki status serupa Kwon. Menurut laporan The Verge, Samsung menyebutkan bahwa mereka berusaha untuk "mempertahankan struktur manajemen 3 co-CEO".

Kim Ki-nam sebelum ini telah bertanggung jawab atas bisnis semikonduktur Samsung Electronics. Dia juga pernah mengatur divisi memori dan menjadi CEO dari Samsung Display. Samsung menyebutkan Kim Hyun-suk sebagai ahli di bidang teknologi layar dan telah membantu mereka mendominasi pasar TV dunia. Sementara Koh Dong-jin dulunya adalah kepala dari divisi riset dan pengembangan mobile dan menjadi pemimpin divisi mobile pada 2015. 

"Para pemimpin generasi berikutnya cocok untuk mempercepat langkah inovasi dan memenuhi permintaan akan dunia yang saling terhubung," kata Kwon dalam pernyataan resmi. "Mereka telah membuktikan kemampuannya dengan rekam jejak yang penuh dengan pengalaman dalam di bidang mereka."

Kabar ini muncul bersamaan dengan laporan keuangan per kuartal Samsung. Mereka berhasil mendapatkan keuntungan operasional sebesar KRW14,53 triliun dari total pendapatan sebesar KRW62,05 triliun selama bulan Juli sampai Agustus. Ini merupakan rekor tertinggi Samsung, mengalahkan rekor sebelumnya sebesar KRW14,1 triliun pada kuartal lalu. 

Bisnis semikonduktor menjadi pendorong utama pertumbuhan Samsung. Mereka juga menyebutkan, Galaxy Note 8 membantu bisnis mobile untuk mendorong jumlah pengiriman, tapi keuntungan per kuartal menurun karena Samsung lebih banyak menjual smartphone model kelas pemula. 


(MMI)

Vivo V7+, Layar Luas Manjakan Pecinta Selfie
Review Smartphone

Vivo V7+, Layar Luas Manjakan Pecinta Selfie

1 day Ago

Vivo V7 Plus kembali mengunggulkan kemampuan kamera depan, yang diklaim mampu memanjakan penggu…

BERITA LAINNYA
Video /