Miix 630, Laptop 2-in-1 Lenovo Berbasis Prosesor Snapdragon 835

Cahyandaru Kuncorojati    •    Selasa, 16 Jan 2018 18:19 WIB
lenovoqualcomm
Miix 630, Laptop 2-in-1 Lenovo Berbasis Prosesor Snapdragon 835
Lenovo Miix 630

Jakarta: Masih ingat dengan pertunjukkan Qualcomm lewat prosesor Snapdragon 835 yang bisa menjalankan aplikasi Microsoft Office di smartphone? Pada bulan Desember lalu hal tersebut diwujudkan oleh beberapa vendor yang mengembangkan laptop convertible atau 2-in-1 berbekal prosesor tersebut.

Kini Lenovo menjadi vendor baru yang juga ikut menciptakan laptop 2-in-1 dengan menggunakan prosesor Qualcomm yang sebetulnya ditujukan untuk perangkat smartphone. Lenovo memperkenalkan Miix 630.

Miix 630 memang lebih terlihat seperti tablet dari sisi fisiknya namun berbekal teknologi Qualcomm Snapdragon yang disempurnakan serta software Microsoft yang sudah disesuaikan maka perangkat ini bisa menjalankan pekerjaan seperti perangkat laptop.

Lenovo Miiix 630 memiliki dimensi bodi 293 x 210 x 7,3 mm. Keunggulan prosesor Qualcomm Snapdragon 835 memang mampu menghadirkan performa setara laptop konvensional namun dengan ukuran fisik perangkat yang lebih tipis serta ringan. Bobot laptop ini hanya 770 gram atau kurang dari 1kg.

Mengusung konsep laptop 2-in-1 Miix 630 memiliki layar 12,3 inci beresolusi WUXGA yang mendukung fitur layar sentuh dan bisa dilepas menjadi tablet atau detachable. Pada layarnya tersemat kamera belakang 13MP yang mendukung Windows Hello dan kamera depan 5MP.

Berbekal kemampuan prosesor Qualcomm Snapdragon 835 maka Miix 630 mampu terhubung dengan koneksi 4G LTE berkecepatan Gigabit dan kapasitas baterai yang sangat awet ketimbang laptop konvensional yakni diklaim bisa bertahan hingga 20 jam.

Dapur pacunya didukung varian RAM 4GB dan 8GB LPDDR4X serta memori peyimpanan mulai dari kapasitas 64 GB, 128GB, dan 256GB UFS 2.1. Tidak ketinggalan dalam paket penjualannya Miix 630 juga dilengkapi Lenovo Pen.

Rencananya, Lenovo Miix 630 akan dibanderol USD799.999 atau Rpp10 juta dan mulai tersedia di pasar pada kuartal ke-2 tahun 2018.


(MMI)

Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.