Headset AR Apple Adopsi OS Khusus?

Lufthi Anggraeni    •    Rabu, 15 Nov 2017 08:43 WIB
apple
Headset AR Apple Adopsi OS Khusus?
Headset AR Apple dilaporkan akan menyapa konsumen pada tahun 2019, dan menggunakan sistem operasi khusus.

Metrotvnews.com: Setelah sebelumnya dilaporkan siap menghadirkannya pada tahun 2020, perusahaan perakit Apple Watch dan MacBook, Quanta, menyebut perangkat AR Apple akan tersedia di pasar pada tahun 2019.

Pada pelaporan pendapatannya selama periode tiga bulan, Wakil Presiden Quanta, C. C. Leung menyebut perusahaannya memprediksi perangkat tersebut akan diluncurkan sebelum tahun 2019 berakhir, Leung juga mengaku tengah mengembangkan proyek AR dan telah mempelajari teknologi optik yang dibutuhkan perangkat AR sejak dua tahun lalu.

Perangkat AR Apple merupakan perangkat yang diprediksi analis Gene Munster akan lebih populer dibandingkan dengan iPhone.

Leung menggambarkan headset AR Apple sebagai perangkat yang dilengkapi dengan lensa transparan, memungkinkan pengguna melihat dan berinteraksi dengan lingkungan.

Headset AR Apple dilaporkan akan menggunakan panel sentuh, gestur kepala dan perintah suara yang terintegrasi dengan Siri. Perangkat ini mengusung kodenama T288, dan akan memanfaatkan platform baru yang disebut sebagai reality Operating Sistem (rOS).

Perangkat ini dikabarkan akan menempati posisi yang sebelumnya ditempati Google Glass, dan mencoba peruntungannya di ranah perangkat wearable berteknologi AR. Google Glass mengalami kegagalan di ranah ini, akibar penawaran harga yang dinilai terlalu tinggi.

Saat ini, Google memasarkan Google Glass sebagai produk yang ditujukan untuk segmentasi konsumen enterprise sebagai peralatan business. Sementara itu, perusahaan perakit speaker cerdas Apple HomePod, Inventec Appliances memprediksi fitur dengan kamera bersensor 3D akan tersedia di speaker cerdas di masa mendatang.

Tersedia aplikasi baru untuk membantu mengisi kekosongan di bagian atas iPhone X yang dinilai mengganggu, yang disebut dengan nama Notch Remover. Aplikasi ini berfungsi memperluas cakupan gambar yang pengguna gunakan sebagai wallpaper pada iPhone X, hingga ke bagian sudut terdekat. 


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.