SpaceX Berhasil Kirim Dua Satelit Mini untuk Internet

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Jumat, 23 Feb 2018 12:58 WIB
satelitinternetSpaceX
SpaceX Berhasil Kirim Dua Satelit Mini untuk Internet
Falcon 9 sukses meluncurkan satelit PAZ ke orbit. (SpaceX)

Jakarta: Kemarin, SpaceX membawa dua satelit eksperimen dari Vandenberg Air Force Base di California. Kedua satelit itu berfungsi menguji teknologi yang SpaceX ingin gunakan untuk menyediakan layanan internet melalui satelit. 

Sejauh ini, SpaceX tidak pernah mengumbar tentang tes-tes satelit yang mereka lakukan dan memilih untuk fokus pada muatan utama yang mereka bawa, sebuah satelit radar imaging yang akan digunakan oleh pemerintah Spanyol, lapor Money CNN. 

Namun, CEO SpaceX Elon Musk mengonfirmasi melalui Twitter bahwa Falcon 9 yang kemarin diluncurkan juga membawa dua satelit kecil ke orbit, bersamaan dengan satelit PAZ milik Spanyol.

Dia menyebutkan, kedua satelit itu, yang dia juluki "Tintin A" dan "Tintin B", akan mencoba mengirimkan kata-kata "hello world" ketika mereka melewati Los Angeles. 
 

Rencana SpaceX untuk menyediakan layanan internet menggunakan satelit didukung oleh Chairman Federal Communications Commission, Ajit Pai.

Pada 14 Februari, Pai mendorong FCC untuk menyetujui rencana SpaceX untuk menyediakan "layakan broadband langsung ke masyarakat dimana pun mereka berada, baik di Amerika Serikat atau di seluruh dunia" dengan kecepatan yang tidak jauh berbeda dengan jaringan internet berbasis kabel. 

Nantinya, SpaceX akan meluncurkan lebih dari 10 ribu satelit mini ke Orbit Bumi Rendah. Satelit-satelit itu akan mengudara sekitar 335 kilometer sampai 1.325 kilometer di atas permukaan Bumi. 

Saat ini, masih ada miliaran orang di dunia yang tidak bisa mengakses internet. Karena itu, banyak perusahaan yang berlomba-lomba untuk memberikan layanan internet menggunakan satelit.

Selain SpaceX, OneWeb juga mencoba melakukan itu. Startup tersebut telah mendapatkan dukungan dari Virgin Group, Coca-Cola, dan Qualcomm. Mereka juga telah mendapatkan izin dari FCC untuk meluncurkan satelit internet ke orbit. 

Jika SpaceX mendapatkan izin untuk proyek satelit, maka mereka akan jadi perusahaan AS pertama yang ikut serta dalam perlombaan menyediakan internet via satelit Orbit Bumi Rendah, ungkap Pai. 


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.