Tri: Registrasi Ulang Turunkan Pelanggan, Tapi Untungkan Bisnis

Cahyandaru Kuncorojati    •    Rabu, 23 May 2018 10:33 WIB
tri
Tri: Registrasi Ulang Turunkan Pelanggan, Tapi Untungkan Bisnis
Operator telekomunikasi Tri.

Jakarta: Pertanyaan yang selama ini terlontar kepada operator telekomunikasi menyusul usainya kebijakan registrasi ulang pelanggan prabayar, adalah apakah hal tersebut tidak mengurangi jumlah total pelanggan mereka dan berprengaruh ke bisnisnya.

Hal ini menjadi pertanyaan karena sebelumnya operator telekomunikasi mengakui bahwa jumlah maupun pendapatan pelanggan prabayar di Indonesia masih lebih besar ketimbang pascabayar.

Dalam acara berbuka puasa yang dilaksanakan pada 22 Mei 2018 di Aston Kuningan Suite, Jakarta, Tri menuturkan bahwa justru kebijakan registrasi ulang menyehatkan bisnis mereka, terlepas dari berkurangnya jumlah total pelanggannya.

"Usai masa registrasi ulang, jumlah pelanggan masih terus naik dan mengalami peningkat dari yang melakukan registrasi tapi memang dari total secara keseluruhan pelanggan mengalami sedikit penurunan," ungkap Chief Commercial Officer Tri Dolly Susanto.

Dia menilai bahwa dari sisi margin bisnis, pelanggan yang sudah melakukan registrasi ulang justru lebih menguntungkan.

Alasannya adalah operator bisa cukup berhemat dalam mencetak kartu SIM untuk disebar ke pasar konsumen Indonesia, kebijakan tersebut juga mendorong peningkatan isi ulang pulsa di konsumen.

Jauh-jauh hari, Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara memang sudah menegaskan bahwa langkah ini juga akan membuat biaya cetak-mencetak kartu SIM di operator menurun, karena kebiasaan konsumen Indonesia menggunakan nomor sekali pakai akan berangsur berkurang.

“Kami jadi lebih mengenal pelanggan. Kami pun bisa lebih fokus kepada pelanggan, karena sudah mengenal mereka dengan lebih baik," imbuh Dolly.

Dari sisi teknis, Head of Core Network Planning Tri Gustiansyah Wilson menuturkan berkurangnya jumlah pelanggan kali ini membuat kapasitas kanal jaringan koneksi untuk pelanggan jadi lebih besar atau lega.

Alhasil, trafik internet pelanggan Tri diakuinya meningkat drastis seiring kualitas layanan yang jadi terasa lebih baik dengan internet yang lebih cepat.

"Misalnya, sebelumnya 100 pelanggan berebut menggunakan kanal yang ada tapi dengan adanya registrasi jumlahnya menjadi 70. Tiap orang bisa menikmati kanal lebih besar dan konsumsi datanya naik," jelas Gusti.

Dolly menuturkan bahwa sejak akhir masa registrasi ulang di April 2018, jumlah pelanggannya terus naik.

Disebutkan bahwa data terbaru mencatat mereka sudah mengantongi 30 juta pelanggannya yang melakukan registrasi ulang. Sementara di akhir April lalu jumlahnya masih 17,8 juta saja. Jumlah total pelanggan Tri sebelum berakhirnya registrasi ulang dikabarkan mencapai 63,8 juta nomor.


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.