Lenovo Perkenalkan Yoga 530, Pakai Ryzen Mobile

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Senin, 06 Aug 2018 16:52 WIB
lenovoamd
Lenovo Perkenalkan Yoga 530, Pakai Ryzen Mobile
Perkenalan Lenovo Yoga 530. (medcom.id)

Jakarta: Lenovo memperkenalkan laptop 2-in-1 terbarunya, Yoga 530. Laptop ini diklaim sebagai laptop 2-in-1 pertama yang menggunakan Ryzen Mobile sebagai prosesornya. Dihargai Rp11.799.000, Yoga 530 untuk milenial dan profesional yang sering berkutat dengan konten multimedia.

Consumer BDM AMD Indonesia, Armawati Chen menjelaskan, biasanya, laptop ultra thin hanya menggunakan CPU tanpa discrete VGA. Alasannya karena keberadaan discrete VGA tidak hanya akan membuat bodi laptop menjadi lebih besar, tapi juga karena ia akan menghabiskan daya lebih banyak.

"Ultra thin laptop jarang menggunakan VGA. Delapan puluh persen laptop ultra thin hanya memiliki prosesor, karena ia mengutamakan mobilitas dan baterai yang bertahan lebih lama," kata Armawati.

"Jika ditambahkan discrete VGA, laptop akan memakan daya lebih, desain juga menjadi lebih kompleks."

Ryzen Mobile menggabungkan CPU dan VGA ke dalam satu chip, kata Armawati. Karena itulah, prosesor bisa tetap memberikan performa grafis yang baik dan tetap menghemat daya.



Untuk masalah spesifikasi, Yoga 530 menggunakan Ryzen 5-2500U dengan RAM 8GB (2x4GB), dan SSD PCIe sebesar 256GB.

Deddie Sionader, 4P Manager dan T1 Tablet Lenovo Indonesia mengatakan, kedua RAM pada Yoga 530 tidak terpasang pada motherboard. Dengan begitu, pengguna bisa lebih leluasa jika mereka ingin melakukan upgrade RAM.

Yoga 530 dilengkapi dengan dua port USB 3.0, satu port USB-C, port audio, port HDMI dan 4-in-1 card slot. Laptop ini memiliki layar 14 inci dengan resolusi Full HD dan bobot 1,6 kilogram. Deddie mengatakan, baterai Yoga 530 dapat bertahan selama sekitar 8 jam.

Mengingat Yoga 530 ditujukan untuk para kreator konten, Lenovo juga sudah melengkapinya dengan Active Pen. Stylus ini menggunakan baterai AAAA. Tujuannya adalah untuk memudahkan pengguna mengganti baterai jika baterai habis.



Lenovo Yoga 530 juga sudah cukup baik untuk digunakan bermain game seperti Dota 2, Fortnite dan League of Legends. Deddie mengatakan, Yoga 530 juga dilengkapi dengan fitur Rapid Charge. Jika baterainya diisi selama 15 menit, laptop ini akan bisa digunakan selama 2 jam. Laptop ini juga bisa digunakan untuk mengisi baterai ponsel bahkan ketika ia berada dalam keadaan mati. 


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.