Pertanyaan Sederhana Bikin Zuckerberg Sadar Kesalahan

Cahyandaru Kuncorojati    •    Rabu, 11 Apr 2018 16:32 WIB
facebook
Pertanyaan Sederhana Bikin Zuckerberg Sadar Kesalahan
Pendiri Facebook Mark Zuckerberg. (Chip Somodevilla/GETTY IMAGES)

Jakarta: Pendiri Facebook Mark Zuckerberg memenuhi panggilan senat kongres pemerintah Amerika Serikat untuk mendengarkan pertanggung jawaban Zuckerber atas kasus kebocoran data pengguna layanannya sebanyak 87 juta akun yang didominasi oleh pengguna asal Amerika Serikat.

Menariknya salah satu anggota senat kongres yakni Senator Dick Durbin melontarkan pertanyaan yang membuka kelemahan pemahaman Zukerberg tentang perlindungan privasi data pengguna Facebook.

"Apakah Anda bersedia untuk berbagi kepada kami nama hotel tempat Anda menginap semalam?" ucap Durbin. Dalam potongan video yang dikutip dari media Mirror, terlihat Zuckerberg terdiam ragu dan disambut gelak tawa seisi ruangan atas pertanyaan yang menggelikan tersebut.

Lalu Zuckerberg menjawabnya dengan nada ragu bahwa dia tidak akan memberitahu nama hotel tempat dia menginap semalam.

Lalu Durbin kembali bertanya lagi, "Apabila Anda mengirimkan pesan kepada seseorang minggu ini, bersediakah Anda berbagi kepada kami siapa orang yang menerima pesan itu?" ucapnya.

Sekali lagi, Zuckerberg menjawab bahwa dia tidak mungkin mengumumkannya disini. Lalu Durbin akhirnya memberikan komentar yang sebetulnya menjadi pukulan telak bahwa Facebook melupakan tugasnya untuk tidak hanya menghubungkan setiap orang lewat media sosial, tapi juga membatasi privasi informasi yang dibagikan di dalamnya.

"Menurut saya itulah yang kini sedang dibahas, hak Anda atas privasi, batasan hak Anda untuk menjaga privasi, dan betapa banyak yang boleh Anda bagikan dalam menghubungkan setiap orang di dunia," ungkap Durbin.

Dalam sesi tanya jawab dengan kongres Amerika Serikat yang berlangsung tegang tersebut Zuckerberg tampak mengakui dan baru menyadari bahwa kasus intervensi Rusia terhadap pemilu Amerika Serikat yang memanfaatkan layanan Facebook merupakan bukti betapa terlambatnya Zuckerberg menyadari celah keamanan di media sosial yang dia ciptakan.

Senator negara bagian Florida Bill Nelson sempat mengungkap sebuah kalimat kecaman bahwa apabila seluruh media sosial tidak melakukan hal yang sama maka pengguna terutama masyarakat Amerika Serikat tidak akan lagi memiliki privasi dan kepercayaan terhadap layanan mereka.


(MMI)

ASUS Zenfone Max Pro M1, Pas untuk yang Suka Main Game Bareng
Review Smartphone

ASUS Zenfone Max Pro M1, Pas untuk yang Suka Main Game Bareng

5 hours Ago

Menjual daya tahan baterai yang awet dengan kebutuhan mobile gaming adalah perpaduan yang pas.

BERITA LAINNYA
Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.