Google Larang Smartphone Android Punya Banyak Poni

Cahyandaru Kuncorojati    •    Rabu, 01 Aug 2018 07:25 WIB
android
Google Larang Smartphone Android Punya Banyak Poni
Bentuk desain notch atau poni. (CNET)

Jakarta: Poni atau notch menjadi tren baru di smartphone. Bermula dari iPhone X dan kemudian dengan masif ditiru oleh vendor atau manufaktur smartphone Android.

Namun, beredar informasi bahwa Google sang pencipta sistem operasi Android yang berbasis open source membuat larangan kepada vendor untuk menciptakan smartphone dengan lebih dari dua poni. Padahal, tugas Google hanya menyediakan sistem operasi.

Dikutip dari The Verge, dalam blog resmi Google Developer yang ditulis oleh Product Manager Android System UI Megan Potoski, disebutkan bahwa sistem operasi Android P yang akan dirilis nanti sudah menyesuaikan tampilan serta fungsinya untuk smartphone dengan dua poni.

Android P menyediakan akses ke vendor untuk memanfaatkan sisa ruang yang terpisah oleh poni di layar, sehingga tetap kompatibel dengan tampilan aplikasi yang sedang diakses.

Pihak Google dalam blog tersebut menyiratkan perintah bahwa poni atau notch hanya boleh ada satu di salah satu sisi layar smartphone dan hanya diperbolehkan di bagian tepi atas atau bawah layar, bukan tepi kanan dan kiri.

Tentunya kita bisa membayangkan apabila sebuah smartphone memiliki poni di tiap sisi layar. Desain ini tidak akan layak disebut dengan istilah poni. Bahkan, justru akan mengganggu ukuran layar yang saat ini dibuat semakin lega dengan bezel tipis.

Google sendiri menyebutkan bahwa sejauh ini sudah ada 16 smartphone dari 11 vendor berbeda yang sudah ramai-ramai mengadopsi desain poni di perangkatnya.


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.