Western Digital Juga Tanam Kecerdasan Buatan ke HDD

Cahyandaru Kuncorojati    •    Senin, 23 Jul 2018 11:56 WIB
western digital
Western Digital Juga Tanam Kecerdasan Buatan ke HDD
Penggunaan hard disk drive untuk kebutuhan surveilans atau perangkat pengawas keamanan.

Jakarta: Perkembangan teknologi AI atau kecerdasan buatan tidak melulu di smartphone seperti, tapi juga bisa di perangkat lain.

Western Digital menanamkan teknologi AI di produk terbarunya yani Western Digital Purple 12TB HDD (Hard Disk Drive).

Langkah ini diambil oleh Western Digital demi menciptakan evolusi industri pengawasan keamanan mengejar semakin banyaknya kamera beresolusi tinggi dan aplikasi-aplikasi baru yang membutuhkan analitik di sistem paling ujung secara real-time.

Western Digital menanamkan teknologi AllFrame AI. Teknolog ini mendukung pengambilan berbagai video beresolusi tinggi, dan secara bersamaan mengakses rekaman video untuk mendukung deep learning yang ditanamkan.

Kemampuan ini didesain untuk sistem DVR dan NVR dengan AI untuk dapat mendeteksi peristiwa-peristiwa yang dipicu AI secara real-time pada saat pengambilan video sambil terus melakukan analisis.

Berbeda dengan sistem surveilans tradisional yang mendeteksi subyek bergerak tanpa menyediakan analisis yang mendetail. Sementara sistem terbaru memungkinkan tambahan fungsi-fungsi, misalnya analitik pada sistem paling ujung secara real-time agar dapat mendeteksi objek lebih baik dan mengurangi kesalahan tanda bahaya.

Sistem-sistem dengan teknologi AI bukan hanya mendeteksi benda bergerak, tetapi juga dapat menganalisisnya agar membantu dalam menentukan apakah hal tersebut punya potensi bahaya atau tidak.



Sebagai tambahannya, algoritma deep-learning membantu melampaui sistem deteksi gerakan yang sederhana sehingga memungkinkan kemampuan lebih, seperti deteksi wajah dan prediksi perilaku yang mendorong kemajuan pada industri retail dan hiburan,

"Sistem perekaman video semakin cerdas. Video NVR berteknologi AI sedang didesain untuk berbagai GPU dan CPU terbaru agar meningkatkan kapabilitas deep-learning secara keseluruhan dan untuk mempercepat algoritma yang berkaitan dengan pengenalan objek dan deteksi wajah," ungkap VP Product Marketing Device Business Unit Western Digital Brendan Collins.

"Video-video NVR dengan deep-learning membutuhkan kapasitas perangkat penyimpanan yang lebih besar dan pemrosesan yang lebih canggih, untuk melakukan analitik yang lebih canggih, seperti lokasi dari gambar wajah seseorang dari video rekaman yang disimpan hingga jangka waktu berbulan-bulan," imbuh Collins.

Western Digital bukan satu-satunya pemain di segmen produk penyimpanan data untuk kebutuhan surveilans, Seagate juga memiliki produk di segmen tersebut. Menurut IDC, big data yang berjumlah exabyte sebagian besar dihasilkan oleh solusi-solusi surveilans diprediksi akan tumbuh 25 persen pertahun hingga 2021.


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.