Microsoft Gandeng Pihak Ketiga untuk Purna Jual Ponsel

Lufthi Anggraeni    •    Jumat, 07 Oct 2016 13:45 WIB
microsoft
Microsoft Gandeng Pihak Ketiga untuk Purna Jual Ponsel
Microsoft gandeng pihak ketiga sebagai penanggung jawab costumer care untuk divisi ponselnya.

Metrotvnews.com: Microsoft menunjukan keseriusannya menghilangkan seri Lumia dan mengembangkan lini Surface karyanya. Keseriusan tersebut ditunjukan Microsoft melalui penunjukan perusahaan pihak ketiga, yaitu B2X, sebagai penanggungjawab di bidang customer care divisi ponselnya.

B2X adalah perusahaan asal Eropa yang bertugas menangani hal terkait dengan costumer care untuk ponsel, dari perbaikan, garansi, dan logistik. B2X juga menangani perbaikan smartphone untuk lebih dari 10 produsen smartphone besar.

Keputusan Microsoft untuk menggandeng pihak ketiga sebagai penanggung jawab bidang costumer care untuk ponsel feature dan smartphone Lumia ini dinilai bukan hal yang mengejutkan. Sementara itu, keputusan ini disambut baik oleh Chief Commercial Officer B2X, Dieter Weisshaar.

Microsoft dan B2X juga mengumumkan bahwa pemilik Lumia juga akan tetap dapat mengunduh aplikasi bernama SMARTAPP, dari Windows Store mulai pertengahan Oktober. Hal ini diklaim Microsoft akan dapat membantu pemilik Lumia terkait dengan dukungan mobile.

Aplikasi SMARTAPP ini memungkinkan pengguna untuk melakukan diagnosa pada smartphone Lumia dan berinteraksi dengan agen call center secara langsung. Untuk pembeli smartphone Lumia pada enam bulan lalu, B2X mengumumkan layanan premium SMARTPROTECT baru.

Layanan premium tersebut menawarkan fitur tambahan dari garansi garansi produsen dan dikombinasikan dengan asuransi untuk smartphone. Namun, sebagai layanan premium, pemilik perangkat Lumia diharuskan membayar sejumlah biaya untuk dapat menikmatinya.

Pada pengumuman terbarunya, Microsoft menyebut tidak akan melanjutkan proses pemasaran untuk perangkat Lumia pada akhir tahun ini. Selain itu, Microsoft juga memutuskan untuk menyerahkan lisensi smartphone Nokia, pemilik merek Lumia sebelum diakuisisi perusahaan tersebut.


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.