Strategi TELKOM PINS Menjadi The IoT Company

M Studio    •    Selasa, 04 Oct 2016 18:07 WIB
berita telkom
Strategi TELKOM PINS Menjadi The IoT Company
(Foto:Twitter @prasabri)

Metrotvnews.com, Jakarta: Tidak dapat dipungkiri perkembangan dunia digital di Indonesia sangat pesat. Pada 2017, eMarketer memperkirakan netter Indonesia bakal mencapai 112 juta orang, mengalahkan Jepang pada peringkat ke-5.

Setiap saat, hampir semua orang mengunjungi sebuah website untuk mendapatkan informasi yang dicarinya. Secara sederhana, website dapat diartikan sekumpulan halaman informasi yang disediakan melalui jalur internet sehingga bisa diakses di seluruh dunia selama terkoneksi dengan jaringan internet.

PINS Indonesia yang merupakan anak perusahaan Telkom, kini resmi meluncurkan Newlook Website PINS pada Kamis, 29 September 2016. Tampilan website terbaru ini merepresentasikan bahwa PINS sebagai The IoT Company.

“Website ini merupakan salah satu komitmen PINS sebagai The IoT Company. Diharapkan dengan tampilan website baru ini, akan mempermudah stakeholder dan PINS dalam menjalin komunikasi dan sebagai sentra informasi kepada masyarakat,” jelas CEO PINS Prasabri Pesti.

Tampilan website baru PINS ini mempunyai beberapa perbedaan dibandingkan website sebelumnya. Salah satunya yang paling menonjol adalah desain dengan nuansa yang lebih youth, komunikatif, modern, eyecatching, dan tentunya menunjukkan positioning PINS sebagai The IoT Company.

Telkom melalui PINS Indonesia saat ini fokus untuk mengembangkan produk IoT. Dengan platform dan kapabilitas SDM yang dimiliki sekarang ini,  PINS siap menyongsong era IoT. Untuk mewujudkannya, PT PINS Indonesia telah bekerja sama dengan principle kelas dunia dalam menyiapkan platform IoT yang handal, sehingga ke depan produk-produk IoT seperti BYOD, Smart Building, & Smart City dapat di nikmati oleh market secara baik. Produk-produk ini akan memperkuat lini produk solusi Telkom yang dikenal dengan Telkom Solution.

“PINS akan fokus untuk terus mengembangkan IoT di Indonesia, ini  merupakan komitmen PINS untuk menjadi  The Leading IoT Company di Indonesia," ujar Prasabri.


(ROS)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.