Malware Bisa Manfaatkan Gambar Media Sosial untuk Bajak PC Anda

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Senin, 28 Nov 2016 08:19 WIB
media sosialcyber security
Malware Bisa Manfaatkan Gambar Media Sosial untuk Bajak PC Anda
Ada ransomware yang memanfaatkan kelemahan di media sosial seperti Facebook. (Reuters/Rick Wilking)

Metrotvnews.com: Malware tidak hanya dapat menyerang komputer Anda melalui eksploitasi pada peramban atau sistem operasi. Terkadang, media sosial yang seseorang gunakan yang menjadi masalah.

Para peneliti di Check Point menemukan sebuah varian ransomware, Locky, yang memanfaatkan kelemahan pada sistem pemprosesan gambar media sosial seperti Facebook dan LinkedIn untuk menginfeksi sebuah PC. 

Trik yang digunakan oleh sang penyerang adalah dengan memaksa peramban Anda untuk mengunduh file gambar yang mengandung malware yang akan membajak sistem Anda begitu Anda membukanya.

Setelah Anda membuka gambar itu, file Anda akan terenkripsi, memaksa Anda membayar sang penyerang untuk mendapatkan kunci dekripsi, lapor Engadget.

Meskipun Locky cenderung mudah untuk dihindari jika Anda sadar akan keberadaannya -- pastikan Anda tidak membuka file gambar yang mengandung ransomware ini -- mekanisme penyebaran ransomware inilah yang membuat para analis khawatir.

Banyak aplikasi keamanan yang secara eksplisit percaya pada jejaring sosial besar. Banyak orang yang tidak khawatir ketika mereka mengunduh gambar dari media sosial seperti Facebook. Check Point berkata, mereka telah menghubungi Facebook dan LinkedIn tentang kelemahan ini pada bulan September. Namun, masih belum diketahui apakah keduanya telah memperbaiki kelemahan yang ada. 

Laporan ini menunjukkan, keamanan di media sosial adalah sesuatu yang sangat penting. Karena itu, sebaiknya Anda berhati-hati dengan unduhan dari media sosial.


(MMI)

Mengulik Ponsel Berdaya 13 Jam LG X Power
Review Smartphone

Mengulik Ponsel Berdaya 13 Jam LG X Power

1 week Ago

LG X Power memang memiliki baterai yang awet dan dapat mengisi baterai dengan cepat. Sayangnya,…

BERITA LAINNYA
Video /