CES 2017

Jaringan 5G Bantu Pengembangan Teknologi Medis

Mohammad Mamduh, Ellavie Ichlasa Amalia    •    Selasa, 10 Jan 2017 11:49 WIB
qualcommces 2017
Jaringan 5G Bantu Pengembangan Teknologi Medis
CEO Qualcomm, Stephen Mollenkopf.

Metrotvnews.com, Las Vegas: Intel bukanlah satu-satunya perusahaan yang membahas soal 5G di CES minggu lalu. Qualcomm juga memberikan penjelasan tentang penggunaan jaringan 5G di masa depan. Jaringan 4G menawarkan kecepatan internet yang lebih baik dari jaringan 3G. 

Lalu, apakah jaringan 5G hanya menawarkan kecepatan yang lebih tinggi?

"Teknologi 5G akan mengubah cara hidup dan kerja manusia," kata CEO Qualcomm Steve Mollenkopf dalam salah satu sesi besar di ajang CES 2017, Las Vegas, Jumat (6/1/2017). "Seiring dengan semakin cepatnya proses transfer data, semua industri juga akan mengalami perubahan, khususnya sektor bisnis yang menuntut kesempurnaan dari para pelakunya, seperti industri medis."

Mollenkopf mengatakan, industri medis akan jadi sektor yang unik untuk 5G. Dengan adanya 5G, maka dokter akan dapat melakukan pengawasan hingga perawatan dari jarak jauh.

Dengan begitu, internet tidak hanya digunakan untuk menyimpan dan mengakses database pasien dalam industri pasien, tapi juga proses pengawasan pasien dari jarak jauh oleh dokter secara real time. Dokter juga akan dapat menentukan obat untuk sang pasien dari jauh. 

Selain medis, industri lain yang akan terpengaruh oleh keberadaan 5G adalah virtual reality. Saat ini, kebanyakan konten VR berupa video 360 derajat yang memungkinkan pengguna untuk mengarahkan pandangan dengan menggerakkan kepala ke kiri dan ke kanan ketika memakai headset VR.

Jika jaringan 5G telah digunakan, tidak tertutup kemungkinan, video VR dapat membuat penonton dapat bergerak, seolah-olah berada di tempat video itu diambil. Hal ini juga dapat membuat teknologi VR merambah ke sektor lain selain game dan film, seperti customer service.


(MMI)