iPhone X Berbalut Emas Harganya Nyaris Rp1 Miliar

Lufthi Anggraeni    •    Selasa, 12 Sep 2017 10:38 WIB
apple
iPhone X Berbalut Emas Harganya Nyaris Rp1 Miliar
Perusahaan kustomisasi smartphone Brikk, menawarkan iPhone berbalut logam dan batu mulia dengan harga nyaris mencapai Rp 1 miliar.

Metrotvnews.com: Model iPhone X khusus pertama diumumkan dengan kisaran harga dari USD7.500 (Rp98,8 juta) hingga US70 ribu (Rp922 juta). Harga tinggi yang ditawarkannya perusahaan bernama Brikk tersebut bukan tanpa alasan, sebab unit iPhone ini hadir dengan eksterior berbalut berbagai bahan berharga.

Phone Arena melaporkan, perangkat ini hadir dengan bodi berbalut bahan emas, hiasan berlian, dan casis berbahan alumunium yang dikombinasikan dengan fiber karbon dan kulit. Brikk diperkirakan memiliki akses untuk melakukan sentuhan akhir langsung dari model snartphone Apple.

Rendering yang menjadi patokan Brikk belum dapat dipastikan akurat 100 persen, namun dinilai cukup mampu untuk menciptakan desain khusus untuk perangkat tersebut. Sejumlah koleksi ditampilkan pada daftar kustomisasi iPhone X karya Brikk.

Setiap koleksi memiliki desain unik dan kisaran harga berbeda, berdasarkan bahan yang digunakannya. Lini Brikk iPhone X termasuk The Lux iPhone X Mono Collection, The Lux iPhone X Classic Collection, The Lux iPhone X Deluxe Collection, The Lux iPhone X Haute Collection, dan The Lux iPhone X Ingot yang baru pada Brikk tahun ini.

iPhone X Mono ditawarkan USD7.495 (Rp98,7 juta) dan iPhone X Deluxe ditawarkan dengan harga mencapai USD21.995 (Rp289 juta). Baik koleksi Haute dan Ingot ditawarkan dengan harga mulai USD49.995 (Rp658 juta), dan penawaran harga koleksi Ingot akan mencapai USD69.995 (Rp922 juta).

Lux iPhone Ingot 108 hadir dengan balutan emas 108 gram dan Lux Phone Ingor 250 berbalut bahan emas 250 gram. Kolekso Haute hadir dengan bahan eksotik seperti meteorit, beril merah, dan painite, juga dilengkapi dengan berlian 12.00 karat sebagai unit dasar.

Perusahaan Brikk telah mengostumisasi perangkat seperti iPhone selama beberapa tahun terakhir, dan dibuat di Los Angeles, California, lokasi kantor pusatnya. Brikk juga memiliki kantor di Jerman, Tiongkok dan Hong Kong. Perangkat ini dapat dipasarkan melalui situs resmi Brikk.


(MMI)

Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.