IDByte 2017

Jokowi: Boleh Go Global, Jangan Lupa Ciri Khas Lokal

Cahyandaru Kuncorojati    •    Kamis, 28 Sep 2017 14:48 WIB
jokowistartupdigitalnkri
Jokowi: Boleh Go Global, Jangan Lupa Ciri Khas Lokal
Presiden Joko Widodo dalam pembukaan hari ketiga IDByte 2017 di Jakarta, Kamis (28/9/2017)

Metrotvnews.com, Jakarta: Jokowi mengatakan perusahaan yang sukses di internet bisa sukses juga di dunia nyata, misalnya startup. Namun, diharapkan mereka jangan sampai lupa dengan ciri khas lokal.

Presiden RI Joko Widodo menyampaikan sambutan di hari ketiga acara IDByte 2017 di Ritz Carlton, Jakarta (28/9/2017), dan dia sangat menaruh harapan pada startup lokal di Indonesia untuk bisa mengharumkam Indonesia di kancah teknologi global.

"Peluang di internet itu sangat luas, jadi setiap startup harus berani untuk sukses dan bersaing dengan perusahaan teknologi global tapi saya ingatkan untuk tidak melupakan ciri khas lokal sebab hal itu juga yang bisa membuat startup sukses," ungkap pria yang akrab disapa Jokowi.

Dia beranggapan, ciri khas lokal juga termasuk bekal untuk startup lokal bersaing di kancah global. Ciri khas lokal bisa menjadi alat untuk meningkat daya saing di tengah perkembangan dunia startup yang sangat kompetitif. Dia mencontohkan bagaimana Alibaba dan Amazon mencoba masuk ke India, tapi e-commerce lokal India Flipkart tetap menjadi nomor satu di negara tersebut.

"Itu bukti bahwa ciri khas lokal tetap menjadi bekal penting. Ada pepatah bahwa internet menghapuskan jarak, tapi bukan berarti lokasi menjadi tidak penting. Ciri khas lokal adalah jati diri," imbuh Jokowi.

Jokowi kemudian menyampaikan pandangan baagaimana ciri khas lokal bisa menjadi bekal untuk bersaing. Pertama buat produk atau jasa yang mengedepankan ciri khas lokal. Kedua, dia menyebutkan kita bisa 'meng-Indonesiakan' atau menglokalkan teknologi dan inovasi dari luar. Dia mencontohkan Alibaba asal Tiongkok yang berinvestasi ke Tokopedia beberapa waktu lalu, dan Jokowi tetap meminta untuk tidak membuat tandingan dari perusahaan teknologi global yang ada.

"Sementara waktu kita gunakan ciri khas lokal sebagai modal, modal untuk besar secara nasional. Jadi nasional, regional, baru internasional. Para startup lokal juga tidak boleh takut gagal, tiap gagal harus segera bangkit. Saya juga meminta pemerintah untuk memberikan dukungan yang banyak dan mentolerir sebuah kegagalan pada startup lokal," jelasnya.

Jokowi mengumumkan bahwa dia sudah meminta pemerintah untuk tidak mencekik startup lokal dengan regulasi yang berlebihan. Pemerintah dituntut untuk memberikan kesempatan dan terbuka terhadal eksperimen sehingga startup tidak takut dikejar jika mereka gagal dan justru mereka akan bangkit lagi.


(MMI)