IFA 2017

Kartu MicroSD SanDisk Punya Ruang 400GB

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Senin, 04 Sep 2017 11:44 WIB
sandiskifa 2017
Kartu MicroSD SanDisk Punya Ruang 400GB
SanDisk kini punya kartu microSD dengan kapasitas 400GB.

Metrotvnews.com: Pada IFA 2017, SanDisk memamerkan kartu Ultra microSDXC UHS-I dengan kapasitas 400GB. Kartu microSD tersebut akan disambut gembira oleh para pengguna perangkat mobile, baik dari kalangan amatir maupun profesional, karena perangkat mobile terbaru kini sudah dilengkapi dengan berbagai fitur fotografi menarik, seperti kemampuan untuk membuat efek Bokeh atau Live Photos di iOS. 

Seperti yang disebutkan oleh Forbes, memasukkan kapasitas 400GB ke dalam sebuah kartu microSD bukanlah perkara gampang, mengingat ukurannya yang kecil dan tipis. Namun, SanDisk berhasil melakukan hal ini. Faktanya, SanDisk berhasil memasukkan 150GB kapasitas ekstra pada kartu microSD buatan terbarunya jika dibandingkan dengan pesaingnya. 

Sekarang, semakin banyak smartphone yang bisa mengambil video dengan resolusi 4K yang memakan kapasitas besar. Itu artinya, tidak peduli sebesar apa memori internal sebuah smartphone, kapasitas yang tersedia tidak akan pernah cukup. Keberadaan microSD dengan kapasitas 400GB dapat membantu para pengguna untuk mengatasi masalah itu. 

SanDisk mengumumkan, kartu microSD baru buatannya memiliki UHS Speed Class 1 -- performa terbaik yang ada saat ini untuk kartu microSD. Kartu microSD ini juga sudah mendukung kecepatan membaca 100MB. Dengan teknologi baru ini, tidak heran jika SanDisk juga menghargai kartu microSD ini dengan harga yang cukup mahal. 

Kartu microSD ini dihargai USD250 (Rp3,3 juta), lebih mahal USD50 (Rp670 ribu) dari kartu microSD buatan mereka dengan kapasitas 256GB. Meskipun begitu, harga per-gigabyte dari kartu microSD berkapasitas 400GB ini justru 20 persen lebih murah.

Menurut SanDisk, kartu microSD 400GB ini akan dapat menampung video HD dengan total durasi 24 jam dan masih memiliki ruang ekstra. Selain itu, kartu ini juga anti-air, tahan banting dan anti-sinar X. Dengan begitu, diharapkan, pengguna tidak perlu khawatir data di dalamnya akan rusak. 


(MMI)

Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.