Huawei dan Delapan Kampus Gelar Kompetisi TIK

Cahyandaru Kuncorojati    •    Selasa, 09 Oct 2018 13:41 WIB
huaweismart citycorporate
Huawei dan Delapan Kampus Gelar Kompetisi TIK
Penandatangann MoU Kompetisi TIK Nasional Huawei bersama delapan perguruan tinggi terkemuka di Indonesia.

Jakarta: Huawei hari ini, Selasa 9 Oktober 2018, mengumumkan kompetisi terbaru yang diikuti delapan kampus terkemuka di Indonesia sebagai bagian program SmartGen 2018.

Huawei akan menggelar kompetisi TIK yang pertama di Indonesia dengan nama Kompetisi Nasional TIK Indonesia, bagian kemitraan Huawei ICT Academy dan delapan kampus terkemuka di Indonesia.

Kedelapan kampus tersebut adalah Institut Teknologi Bandung (ITB), Universitas Indonesia (UI), Institut Teknologi Sepuluh November (ITS), Universitas Gadjah Mada (UGM), Universitas Padjajaran (Unpad), Universitas Diponegoro (Undip), Universitas Telkom (Tel-U), dan Universitas Multimedia Nusantara (UMN).

Kompetisi Nasional TIK Indonesia akan digelar pada November 2018 dengan final tingkat nasional di bulan Desember 2018.

Tim pemenang akan mewakili Indonesia di kompetisi tingkat Asia Pasifik pada Maret 2019 yang memperebutkan tiket final kompetisi tingkat global di Tiongkok pada Mei 2019.

"Program SmartGen adalah wujud komitmen Huawei untuk senantiasa mendorong pembinaan sumber daya manusia yang kompeten di bidang TIK di Indonesia lewat Huawei ICT Academy," ungkap VP Public Affair & Comulmunications Huawei Indonesia, Selina Wen.

"Kami ingin membantu perguruan tinggi di Indonesia dalam menentukan sistem kompetensi akademik agar mahasiswa lulusannya dapat memenuhi standar kebutuhan industri," tambah Selina.

Menurut Selina, kebutuhan industri yang kini semakin besar di sektor TIK memang menjadi tantangan baru bagi Indonesia. Namun, di baliknya juga ada kesempatan untuk mendorong mencetak lebih banyak keterampilan TIK untuk memenuhi kebutuhan masa mendatang.

Kompetisi Nasional TIK Indonesia ini bukan satu-satunya bagian program Huawei SmartGen. Huawei dan kampus-kampus yang digandeng juga akan menggelar roadshow yang meliputi kegiatan transfer pengetahuan.


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.