Disrupsi Media, Facebook dan Google akan Diselidiki Pemerintah Australia

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Senin, 04 Dec 2017 16:16 WIB
media sosialfacebookgoogleaustralia
Disrupsi Media, Facebook dan Google akan Diselidiki Pemerintah Australia
Pemerintah Australia akan menyelidiki Google dan Facebook. (Adage)

Jakarta: Regulator kompetisi Australia berkata bahwa mereka akan menyelidiki apakah Facebook dan Google telah begitu mengganggu pasar media, sehingga merugikan konsumen dan juga para penerbit. 

Sama seperti perusahaan media lain di dunia, perusahaan media tradisional di Australia telah dipersulit oleh keberadaan media online, mengingat para pengiklan lebih memilih untuk memasang iklannya di perusahaan yang menyediakan layanan iklan digital seperti Google, Facebook dan Netflix, lapor Reuters

Pemerintah Australia meminta penyelidikan ini dibuka sebagai bagian dari reformasi media yang lebih luas, mengingat sekarang, muncul kekhawatiran akan jurnalisme dan kualitas berita di masa depan.

Selain itu, reformasi ini juga dibuat untuk mengatasi masalah pengurangan karyawan oleh perusahaan media karena berkurangnya pendapatan dan maraknya berita palsu. 

"Kami akan menentukan apakah platform-platform tersebut memiliki kekuatan di pasar yang merugikan konsumen, pengiklan dan kreator konten media," kata Chairman dari Komisi Konsumen dan Kompetisi Australia (ACCC), Rod Sims dalam pernyataan resmi.

Investigasi ini juga akan mempelajari bagaimana Facebook dan Google beroperasi untuk "sepenuhnya mengerti pengaruh mereka di Australia," katanya. 

Juru bicara Google berkata, "Kami tidak sabar untuk ikut memberikan masukan relevan dalam proses ini." Sayangnya, Facebook tidak segera berkomentar ketika diminta pendapatnya terkait rencana ini.


(MMI)

Nokia 2, Smartphone Paling Terjangkau dari HMD
Review Smartphone

Nokia 2, Smartphone Paling Terjangkau dari HMD

1 week Ago

Nokia 2 merupakan smartphone kelas pemula dari HMD. Ini ulasan tentang kelebihan dan kelemahann…

BERITA LAINNYA
Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.