Sharp, Samsung, dan LG Rebutan Jadi Pemasok Panel Layar iPhone

Lufthi Anggraeni    •    Senin, 15 Jan 2018 10:07 WIB
applesamsunglgsharpfoxconn
Sharp, Samsung, dan LG Rebutan Jadi Pemasok Panel Layar iPhone
JDI dan Sharp turut mengincar posisi sebagai pemasok panel OLED untuk Apple, bersaing dengan LG dan Samsung.

Jakarta: Divisi layar Samsung telah menjadi pemasok panel OLED eksklusif untuk Apple pada tahun 2017. Namun, beredar informasi yang mengindikasikan posisi pemasok panel tersebut tidak lagi hanya milik Samsung.

Informasi lain yang beredar menyebut LG Display menjadi salah satu pemasok layar iPhone pada tahun 2018 ini. Thanya LG Display, produsen lain juga dikabarkan berambisi untuk menjadi pemasok panel bagi smartphone Apple di masa mendatang.

Menurut DigiTimes, Japan Display (JDI) dan Sharp akan mencoba berkompetisi dengan Samsung dan LG sebagai pemasok layar raksasa teknologi berbasis di Cupertino tersebut. Sharp juga akan mulai memproduksi panel OLED sebelum JDI, diperkirakan akan dimulai pada paruh kedua 2018.

Sharp juga dikabarkan akan menggunakan layar OLED pada sejumlah model smartphone karyanya keluaran tahun 2018 ini. Selain itu, peningkatan produksi layar OLED oleh produsen asal Asia juga diperkirakan akan menyebabkan pasokan berlebih pada beberapa tahun mendatang.

Umumnya, kondisi pasokan melebih permintaan akan menyebabkan harga produk mengalami penurunan. Hal ini dinilai menjadi kabar baik bagi Apple, karena panel layar pada iPhone X, perangkat pertama Apple dengan bekal layar OLED, menjadi komponen tunggal dengan biaya tertinggi.

Sebelumnya, Apple merilis iklan baru untuk Apple iPad Pro dan iPhone X, iklan pertama yang dirilis adalah iklan iPad Pro berdurasi 15 detik.  Pada iklan iPhone X dengan durasi 38 detik, Apple menampilkan Portrait Lighting sebagai fokusnya.

Sementara itu, Samsung mengonfirmasi smartphone unggulan terbarunya, Galaxy S9, akan diluncurkan pada bulan Februari mendatang, di ajang Mobile World Congress (MWC) 2018. Rumor yang beredar menyebut Galaxy S9 akan berbekal aperture yang bisa berubah. 


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.