Hades Canyon, Intel NUC Canggih Sasar Segmen Enthusiast

Cahyandaru Kuncorojati    •    Senin, 08 Jan 2018 12:09 WIB
cesc fabregasces 2018
Hades Canyon, Intel NUC Canggih Sasar Segmen Enthusiast
Intel NUC 8 dengan nama kode Hades Canyon.

Jakarta: Tidak hanya mengenalkan prosesor ternaru Intel Generasi ke-8 yanng didukung  AMD Radeon RX Vega M di ajang CES 2018, Intel juga telah membenamkan prosesor tersebut di perangkat NUC terbaru.

Intel mengumumkan kehadiran Intel NUC 8 dengan kode 'Hades Canyon'. Intel menghadirkan Intel NUC 8 sebagai mini PC dengan performa yang sanggup menjalankan platform VR dan AR termasuk pembuatan kedua konten tersebut serta untuk gaming enthusiast.



Masih menggunakan dua varian GPU AMD Radeon RX Vega M GH dan Radeon RX Vega M GL. Untuk prosesornya menggunakan Intel Core-7 Generasi ke-8 dalam dua varian sehingga Intel NUC 8 juga hadir dalam dua varian.

Pertama, Intel NUC8i7HVK yang menggunakan Intel Generasi ke-8 Core i7-8809G (3.1GHz, 8MB cache) dan kartu grafis Radeon RX Vega M GH yang mendukung fitur overclocking dan fitur VR ready dengan konsumsi daya maksimum TDP 100W.



Berdasarkan laporan Anandtech, Intel NUC8i7HVK dibanderol USD999 atau Rp13 juta, berbeda dengan varian Intel NUC8i7HNK yang spesifikasinya sedikit lebih rendah dan dibanderol Rp10 juta.

Intel NUC8i7HNK menggunakan prosesor Intel Generasi ke-8 Core i7-8705G (3.1GHz, 8MB cache) dengan kartu grafis Radeon RX Vega GL. Tentu saja yang ini tidak medukung overclokcing dan memiliki konsumsi daya maksimum TDP lebih rendah yaitu 65W.



Apabila dibandingkan dengan Intel NUC generasi sebelumnya dengan nama kode Skull Canyon yang juga menyasar segmen yang sama, jelas kedua Intl NEC ini membawa perubahan yang cukup signifikan. Dari sisi konektivitasnya Intel NUC 8 membawa port lebih banyak.

Misalnya, port Dual Thunderbolt 3, Dual M.2, Dual HDMI (depan dan belakang), Dual Display Ports, Dual Gbe LAN, dan 7 port USB + SDXC + Toslink. Patut diakui dengan konektivitasnya yang lebih banyak membuat dimesi komponen ini seidkit lebih besar dari Skull Canyon yakni 21 x 142 x 39mm volume 1,2L.


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.