Jejaring Profesional Eight Bawa Kartu Nama ke Digital

Cahyandaru Kuncorojati    •    Jumat, 03 Nov 2017 17:10 WIB
startup
Jejaring Profesional Eight Bawa Kartu Nama ke Digital
Tampilan aplikasi Eight dalam versi Jepang.

Metrotvnews.com, Jakarta: Kalangan profesional atau bisnis pasti familier dengan kebiasaan saling bertukar kartu nama atau business card

Hal ini kemudian yang melatar belakangi startup asal Jepang bernama Sansan Inc. menciptakan sebuah aplikasi bernama Eight untuk mengelola kontak yang ada di kartu bisnis menjadi sebuah file digital. Bukan hanya memindai informasi kontak yang ada di kartu bisnis melainkan juga menyediakan jejaring sosial bisnis layaknya Linkedin.

"Di Jepang yang memiliki budaya kerja sangat formal, kegiatan bertukar kartu nama adalah sebuah keharusan. Tetapi, lambat laun kita proses ini juga tidak membuat kita semakin mudah. Seringkali kartunya sudah keburu hilang, dan kita harus kehilangan kontak yan bisa saja penting di suatu hari nanti. Makanya, kita kembangkan juga jejaring sosial bisnis yang bisa dipergunakan untuk terus berhubungan," jelas Chief Producer Eight, Hiroshi Senju saat ditemui kemarin di acara Tech in Asia Conference 2017 yang digelar di JCC Senayan, Jakarta, kemarin (2/11/2017).

Hiroshi menunjukkan aplikasinya yang disebut seperti Linkedin justru tidak memiliki tampilan seperti Linkedin dan lebih menarik. Mengusung konsep sebagai jejaring sosial untuk kalangan bisnis dengan tampilan dan fitur lebih menyerupai media sosial Facebook.

Berbeda dengan aplikasi pemindai kartu nama biasanya, aplikasi ini kemudian akan menghimpun hasil informasi yang didapat dari proses pemindaian. Eight bisa menampilkan profil akun jika pemilik kartu nama tersebut teregistrasi di aplikasi.

Pada bagian media sosial Eight, penggunanya bisa membuat unggahan foto dan video seperti Facebook yang nantinya terlihat pada newsfeed oleh kolega bisnis yang berteman.

Untuk melakukan komunikasi aplikasi Eight juga menanamkan fitur in-app messenger seperti Facebook Chat. Komunikasi yang terjalin sifatnya tetap profesional.

Hiroshi menyebutkan,  layanan mereka yang diperkenalkan sejak tahun 2012 di Jepang terbukti populer digunakan oleh kalangan bisnis di negara asalnya. Disebutkan, layanan Eight sudah memiliki 2 juta pengguna dan saat ini sedang berekspansi ke negara-negara dimana kalangan profesionalnya diisi oleh generasi muda yang lebih melek teknologi.

"Ke depannya kami akan menyediakan lebih banyak fitur untuk bisnis, misalnya fitur rekrutmen. Jadi kami mencoba menciptakan layanan jejaring sosial bisnis yang lebih populer. Semakin banyaknya generasi muda melek teknologi yang mengisi jabatan profesional diprediksi membuat layanan semacam ini populer," tutur Hiroshi.


(MMI)

Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.