Baidu Dapat Izin Uji Mobil Otonom di Jalan Beijing

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Sabtu, 24 Mar 2018 16:38 WIB
baiduautonomous
Baidu Dapat Izin Uji Mobil Otonom di Jalan Beijing
Baidu mendapatkan izin untuk menguji mobil otonomnya di Beijing.

Jakarta: Beijing telah memberikan izin pada perusahaan teknologi, Baidu, untuk menguji mobil otonom di jalan-jalan dalam kota. Ini menunjukkan kuatnya dukungan dari pemerintah bahkan setelah ramainya pemberitaan kecelakaan fatal yang melibatkan mobil otonom. 

Reuters melaporkan, keputusan Beijing ini adalah langkah penting bagi Tiongkok, yang ingin memperkuat posisi mereka dalam perlombaan untuk mengembangkan mobil otonom.

Setelah muncul kabar bahwa mobil otonom menabrak seseorang hingga tewas, pemerintah mulai mempertimbangkan kembali soal izin pengujian mobil otonom. 

Kejadian yang terjadi di Arizona ini melibatkan mobil otonom milik Uber. Kecelakaan ini meningkatkan tekanan pada perusahaan-perusahaan teknologi untuk memastikan bahwa sensor-sensor dan software yang digunakan pada mobil otonom mereka memang aman. 

Beijing telah memberikan Baidu -- yang merupakan perusahaan pencarian layaknya Google di Tiongkok -- izin untuk menguji mobil tanpa sopir mereka di 33 jalan sepanjang 105 kilometer yang terletak di pinggir kota yang tidak terlalu ramai, ungkap Baidu dalam pernyataan resmi. 

Saat ini, Baidu memang tengah fokus untuk mengembangkan teknologi mobil otonom. Tidak heran, mengingat Beijing memang ingin memastikan bahwa mereka tidak kalah dari pesaing seperti Waymo, divisi mobil otonom di bawah Alphabet, perusahaan induk Google. Baidu memiliki program mobil otonom yang dinamai Apollo.

"Dengan regulasi yang mendukung, kami percaya Beijing akan jadi pusat pengembangan untuk industri kendaraan otonom," kata Vice President Baidu, Zhao Cheng. 


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.