Apple Tolak Pasang Aplikasi Pemerintah India

Cahyandaru Kuncorojati    •    Rabu, 28 Mar 2018 09:04 WIB
apple
Apple Tolak Pasang Aplikasi Pemerintah India
Ilustrasi.

Jakarta: Apabila Anda pernah mendapatkan SMS berisi iklan yang sifatnya spamming pasti rasannya mengesalkan. Hal ini yang ingin diatasi pemerintah bidang telekomunikasi di India dengan membuat aplikasi anti-spam di ponsel.

Meksipun aplikasi tersebut terdengar membantu, Apple yang juga menjajakan ponselnya di India menyatakan tidak setuju dengan kehadiran aplikasi tersebut, sehingga menimbulkan perseteruan.

Dikutip dari Reuters, Apple menyatakan menolak menghadirkan aplikasi tersebut untuk sistem operasi iOS lantaran aplikasi bernama Do Not Disturb buatan pemerintah India meminta akses untuk mengenali pesan dan panggilan yang masuk ke ponsel.

Bagi Apple, hal ini bisa berujung kepada pelanggaran privasi pengguna ponsenya. Seperti yang diketahui bahwa perusahaan teknologi sangat menjujung tinggi perlindungan terhadap privasi pengguna perangkatnya, apalagi Apple.

Kini, Apple terancam akan dituntut ke pengadilan oleh pemerintah India atas tindakannya yang dianggap anti terhadap perlindungan konsumen. Pada bulan Oktober lalu, Apple berjanji membantu, namun belum ada pembicaraan lagi hingga saat ini.

Apple sendiri telah memberikan jawaban minggu lalu, bahwa pihaknya masih mencari cara dan berdiskusi dengan pemerintah India untuk bisa menghadirkan aplikasi tersebut tanpa melanggar privasi data pengguna.

Belum diketahui bentuk tuntutan yang akan diajukan oleh badan regulasi telekomunikasi pemerintah India terhadap Apple nantinya. Aplikasi Do Not Disturb sendiri sudah hadir di ponsel Android sejak tahun 2016.

Apple mungkin terdengar tidak sejalan dengan aplikasi yang dibuat oleh pemerintah India. Beberapa bulan lalu Apple sempat menghapus aplikasi jenis VPN dari App Store untuk pengguna di kawasan Tiongkok.

VPN merupakan teknologi yang membuat penggunanya bisa mengakses halaman situs yang diblokir oleh penyedia layanan internet setempat. Di Tiongkok aplikasi VPN dilarang. Pembuat dan penggunanya bisa dipenjara.


(MMI)

ASUS Zenfone Max Pro M1, Pas untuk yang Suka Main Game Bareng
Review Smartphone

ASUS Zenfone Max Pro M1, Pas untuk yang Suka Main Game Bareng

2 hours Ago

Menjual daya tahan baterai yang awet dengan kebutuhan mobile gaming adalah perpaduan yang pas.

BERITA LAINNYA
Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.