Indonesia Punya Apple Developer Academy Pertama di Asia

Cahyandaru Kuncorojati    •    Senin, 07 May 2018 13:59 WIB
apple
Indonesia Punya Apple Developer Academy Pertama di Asia
Apple baru saja mendirikan Apple Academy pertama di Indonesia. (Medcom.id)

Jakarta: Tahun lalu, Apple memiliki wacana untuk membangun fasilitas di Indonesia, untuk tepatnya di kaswasan BSD Tangerang, Banten. Hari ini, Senin (7/5/2018), fasilitas tersebut diresmikan bersama Menteri Perindustrian Airlangga Hartanto dan Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara.

Pusat developer dan pengembangan aplikasi berbasis iOS yang diasuh oleh Apple ini berlokasi di Green Office Park 9 BSD City Tangerang, Banten. Ini menjadikan Indonesia sebagai negara ketiga di dunia yang memiliki Appe Developer Academy.

Pihak Apple menuturkan bahwa Developer Academy di Indonesia merupakan akademi ketiga yang dibangun setelah Academy di Brasil dan Italia. Akademi yang diciptakan dari inisastif kerja sama Apple dengan Universitas BINUS kali ini bertujuan untuk memperbanyak developer aplikasi berbasis iOS di Indonesia.



Perwakilan Apple menyebutkan, komunitas pengembang iOS di Indonesia tengah berkembang pesat dengan pertumbuhan lebih dari 50 persen selama dua tahun terakhir. Apple Developer Academy di Indonesia akan menyediakan mentor profesional dari Apple yang akan memberikan kelas bahasa pemrograman Objective-C dan Swift yang biasa digunakan untuk aplikasi berbasis iOS, Apple TV, dan Apple Watch.

Kelas perdana di Developer Academy berisi 75 siswa yang akan menjalani pelatihan selama satu tahun. Meskipun bekerja sama dengan Universitas BINUS, dengan tegas pihak Apple menyatakan bahwa nantinya peserta dari berbagai perguruan tinggi akan bisa bergabung di dalamnya. Apple juga tidak menetapkan batasan usia untuk orang yang tertarik menjadi peserta.



Baik Airlangga maupun Rudiantara mengatakan bahwa pemerintah menargetkan menargetkan ada 200 peserta yang mengikuti program ini ketika re-launching yang diadakan pada bulan Juni. Airlangga juga membocorkan, dalam kurun tiga tahun ke depan, pemerintah berencana membangun tiga Apple Developer Academy lagi yakni dua titik di Pulau Jawa dan satu lagi di luar Pulau Jawa.


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.