Baidu Kerja Sama dengan Intel Kembangkan Mobil Otonom

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Rabu, 04 Jul 2018 16:18 WIB
baiduintelautonomous
Baidu Kerja Sama dengan Intel Kembangkan Mobil Otonom
Baidu bekerja sama dengan Mobileye. (AFP PHOTO / STR / China OUT)

Jakarta: Intel mengumumkan kerja samanya dengan Baidu. Perusahaan asal Tiongkok itu akan menggunakan teknologi yang dibuat oleh Mobileye, anak perusahaan Intel, dalam program mobil otonom mereka.

Melalui kerja sama ini, Baidu akan menggunakan model RSS (Responsibility Sensitivity Safety) dari Mobileye untuk program open-source Project Apollo meereka dan juga porgram mobil otonom komersil Apollo Pilot.

Selain itu, Baidu juga akan menggunakan Surround Computer Vision Kit dari Mobileye sebagai bagian dari sistem mobil otonom yang akan dipasarkan di Tiongkok.

Diperkenalkan pada 2017, RSS didesain untuk membuat mobil otonom mengerti konsep berkendara aman yang digunakan manusia. Misalnya, memastikan bahwa mobil berada dalam jarak yang cukup dengan kendaraan di sekitarnya, lapor Digital Trends.

Tujuan RSS adalah untuk membuat definisi standar dari berkendara yang aman dan sekumpulan protokol yang bisa digunakan oleh sistem mobil otonom untuk memastikan bahwa ia memang berkendara dengan baik.

Mobileye dan Baidu akan bekerja sama untuk menyesuaikan RSS dengan gaya berkendara masyarakat dan jalan Tiongkok.

Sementara Surround Computer Vision Kit terdiri dari 12 kamera yang dipasang di sekitara kendaraan. Mobil otonom juga akan dilengkapi dengan software untuk membaca dan mengartikan gambar, memastikan mobil tahu keadaan sekitarnya.


(MMI)

Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.