Instagram Bisa Lacak Waktu Penggunaan Aplikasi per Hari

Lufthi Anggraeni    •    Senin, 18 Jun 2018 09:25 WIB
instagram
Instagram Bisa Lacak Waktu Penggunaan Aplikasi per Hari
Instagram dilaporkan akan menghadirkan fitur pengingat jangka waktu penggunaan aplikasinya.

Jakarta: Serupa fitur Screen Time baru Apple di iOS 12 yang berfungsi mengukur jangka waktu yang dihabiskan di iPhone setiap harinya, Instagram dilaporkan berencana menawarkan fitur serupa.

Informasi ini diperoleh dari gambar yang dirilis Jang Manchun Wong dari kode APK Android aplikasi Instagram. Menurut Wong, jejaring sosial yang telah diakuisisi Facebook ini menyebut fitur tersebut dengan nama User Insight.

Fitur tersebut berfungsi menampilkan seberapa sering pengguna Instagram mengakses aplikasi setiap harinya.

Dan serupa dengan fitur Take a Break Reminder di YouTube, pengguna dapat mengatur agar aplikasi mengirimkan pemberitahuan saat telah menggunakan Instagram untuk jangka waktu tertentu yang telah dipilih. Instagram juga turut menghadirkan fitur lain terkait dengan pengingat waktu penggunaan aplikasi.

Fitur lain ini akan memungkinkan pengguna Instagram membatasi jumlah notifikasi yang diterima dari aplikasi. Secara teori, fitur ini dinilai akan membantu pengguna Instagram dalam mengurangi waktu penggunaan aplikasi.

Menu berikon tiga garis bertumpuk secara horisontal baru pada halaman profil dilaporkan akan menampilkan menu berisi tautan ke fitur User Insight.

Fitur ini belum resmi diluncurkan oleh Instagram, namun fitur ini dinilai selaras dengan tren yang saat ini berkembang, mengarah ke penggunaan smartphone lebih sehat.

Pengguna smartphone akan mendapati sejumlah aplikasi populer untuk menghadirkan fitur serupa seperti yang akan dihadirkan Instagram ini, meski sejumlah pihak meragukan akan terdapat banyak pengguna yang diperkirakan akan menghentikan aktivitasnya di smartphone saat alarm pengingat tersebut berbunyi.

Sebelumnya, Instagram mengonfirmasi tidak lagi menguji fitur pemberitahuan saat pengguna lain mengambil screenshot pada Story, setelah sejumlah pengguna dilaporkan menyampaikan ketidaksukaan mereka terhadap fitur tersebut melalui jejaring sosial Twitter.


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.