Google Pixel

Daydream View, Headset VR Duet Google Pixel

Mohammad Mamduh    •    Rabu, 05 Oct 2016 00:41 WIB
google
Daydream View, Headset VR Duet Google Pixel
Headset VR Google Daydrem View

Metrotvnews.com: Dalam acara peluncurannya, Google mengatakan bahwa ponsel Google Pixel adalah perangkat pertama yang mendukung teknologi Daydream VR.

Oleh karena itu, mereka juga menghadirkan headset VR yang menjadi duet Google Pixel, DaydreamView. Apa yang membedakannya dengan headset VR lain?

Secara fungsi, Daydream View memang tidak berbeda dengan produk Google yang jauh lebih murah, Google Cardboard, atau headset lain seperti Samsung Gear VR.

Namun, secara desain, Daydream View mempunyai bodi yang lebih lembut dan busa yang lebih nyaman. Penggunaan material khusus memungkinkan Google merilis Daydream View dengan pilihan warna yang lebih banyak.

Untuk pemasangan smartphone, Daydream View juga memiliki mekanisme yang lebih nyaman karena hanya menggunakan satu pengunci.



Apa yang menjadi pembeda adalah kehadiran perangkat remote control yang menjadi wadah untuk perintah pengguna. Remote ini memiliki giroskop, sehingga input perintah tidak hanya melalui tombol yang ada. Fitur ini memungkinkan kehadiran konten VR yang lebih variatif.

Demi menghadirkan konten tersebut, Google bekerja sama dengan berbagai developer, termasuk develoepr game untuk menciptakan karya yang bisa mengoptimalkan penggunaan remote control Daydream View. Perangkat ini bisa digunakan seperti controller Nintendo Wii, tetapi dengan dukung konektivitas nirkabel. Alhasil, cara bermain game juga lebih menarik.

Jika dipakai untuk menonton video, pihak Google mengatakan, Daydream View bakal menghadirkan video 360 dengan tampilan yang lebih baik, terutama ketika memutar video dari YouTube. Tidak hanya video, tampilan antarmuka juga akan menyesuaikan jenis video agar lebih interaktif.

Google Daydream View akan tersedia dalam tiga pilhan warna, dan dibanderol USD79. Konsumen di pasar Amerika Serikat bisa memesannya mulai bulan November.


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.