Google Hapus Iklan Rehab Pengganggu

Lufthi Anggraeni    •    Sabtu, 16 Sep 2017 09:12 WIB
google
Google Hapus Iklan Rehab Pengganggu
Google menghapus iklan terkait pusat perawatan rehab di platform AdWords,

Metrotvnews.com: Sejumlah pemasar dikejutkan oleh tindakan yang dilakukan Google, yang menghilangkan iklan pada hasil pencariannya. Google menghentikan penjualan iklan yang terkait dengan istilah pencarian rehab, termasuk "rehab near me", "perawatan alkohol", dan lainnya.

Menurut The Verge, pencarian iklan pada sejumlah kata kunci tersebut sebelumnya menghasilkan ribuan dollar per klik. Google menyebut menemukan sejumlah kesalahpahaman di antara pusat perawatan rehabilitasi, yang mendorongnya untuk berkonsultasi dengan ahli dan memperketat aturan iklan pada kategori tersebut.

Google merupakan sumber pasien terbesar bagi sebagian besar pusat perawatan. Pengiklan mengungkapkan kepada Google biaya yang akan mereka habis untuk pencarian iklan per bulan, melalui kata kunci pencarian dan kemudian membayarkan kepada Google setiap kali iklan diklik.

Sejumlah pusat perawatan memasarkan diri sesuai etika, namun tidak sedikit yang menggunakan cara yang memicu kesalahpahaman dan bahkan taktik ilegal untuk memperoleh pasien. Sebelumnya, pemasar memanfaatkan internet untuk merangkul keluarga pasien, dengan membajak daftar bisnis Google dari pusat perawatan lain.

Pembersihan AdWords yang dilakukan Google tersebut dimulai secara mendadak tanpa pemberitahuan, serta tidak hanya berdampak pada iklan rehab ilegal, juga rehab yang sah. Advanced Recovery Systems, salah satu pemilik pusat perawatan di Amerika Serikat, dilaporkan kehilangan 40 persen dari iklan mereka, tanpa komunikasi sebelumnya.

Pembatasan iklan pada AdWords disebut Google akan dilakukan secara bertahap, dan akan dimulai pada minggu ini. Selain menutup peluang untuk penipuan, pembersihan ini juga mendorong lebih banyak pengguna terdaftar pada daftar bisnis di Google Maps.

Namun, daftar bisnis juga dimanfaatkan oleh pembajak melalui fitur 'suggest an edit' pada daftar Google Maps resmi untuk menambahkan nomor telepon palsu yang mengarahkan keluarga pasien yang juga pencari informasi ke pusat perawatan mereka, alih-alih ke pusat perawatan resmi.

Langkah tersebut dilakukan Google guna memerangi pencurian daftar bisnis, juga dengan memberitahukan perubahan kepada pemilik bisnis saat masuk ke antarmuka platform bisnis Google. Selama beberapa bulan terakhir, Google mengirimkan pemberitahuan tersebut melalui inbox pada email.


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.