Tahun Depan, Peneliti akan Kirim Pesan untuk Cari Alien?

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Kamis, 14 Sep 2017 12:20 WIB
antariksa
Tahun Depan, Peneliti akan Kirim Pesan untuk Cari Alien?
Para peneliti berusaha untuk menghubungi alien. (AFP / European Southern Observatory / STRINGER)

Metrotvnews.com: Selama sekitar setengah abad, para ahli astronomi di dunia terus memindai luar angkasa dengan teleskop radio raksasa dengan harapan mereka akan menemukan kehidupan asing. Para ahli astronomi ini tergabung dalam Search for Extraterrestrial Intelligence (SETI). 

Masing-masing ahli astronomi memiliki dugaannya sendiri terkait kapan manusia akan bisa menemukan peradaban alien. Director dari SETI Institute, Seth Shostak memprediksi, kita akan menemukan alien dalam waktu 20 tahun ke depan. Sementara ahli astronomi dari Cornell University, Yervant Terzian menyebutkan bahwa manusia akan bisa berhubungan dengan alien 1.500 tahun lagi. 

Banyak ahli astronomi di SETI yang tidak puas dengan mencari sinyal akan keberadaan alien. Mereka ingin agar manusia secara aktif berusaha menghubungi alien. Para ahli astronomi tersebut tergabung dalam Messaging Extraterrestrial Intelligences (METI), yang merupakan bagian kecil dari SETI. Grup ini yang dipimpin oleh Douglas Vakoch sebagai President dari METI International ini bertujuan membuat dan mengirimkan pesan untuk alien, lapor CNET

Keinginan Vakoch dan rekan-rekannya ini banyak ditentang, termasuk oleh peneliti Stephen Hawking. Hawking menyebutkan, kita tidak tahu bagaimana alien sebenarnya dan mengirimkan pesan untuk mencari alien memiliki risiko besar. Tidak masalah jika alien tersebut ramah, tapi jika tidak, maka mengirimkan pesan ke luar angkasa sama saja seperti menjadikan Bumi sebagai target serangan. 

Foto: AFP PHOTO / ROBYN BECK

"Salah satu alasan mengapa banyak orang begitu takut akan METI adalah karena melakukan sesuatu terlihat memiliki risiko lebih besar daripada diam saja," ujar Vakoch.

"Ketika kami berusaha untuk melakukan evaluasi akan risiko dan keuntungan dari situasi dimana kita tidak punya data, kita akan membayangkan bayangan yang paling jelas untuk kita. Hanya karena kesan pertama dari hubungan dengan alien itu buruk, bukan berarti pandangan itu realistis."

Pada 2018, METI Internasional berencana untuk mulai mengirimkan pesan ke luar angkasa. Ada beberapa masalah yang harus mereka pecahkan sebelum mereka dapat merealisasikan rencana tersebut. Salah satunya adalah tentang bahasa. Bagaimana METI akan membuat pesan untuk spesies yang sama sekali tidak tahu tentang bahasa yang digunakan di Bumi?

Selama 50 tahun belakangan, ada berbagai solusi yang diberikan untuk memecahkan masalah ini, mulai dari bahasa matematis, musik hingga pictogram. Sebagian besar ahli astronomi SETI setuju bahwa pesan yang akan mereka kirimkan akan memiliki basis kuat di matematika dan fisika. 

Masalah lain yang harus dipecahkan adalah terkait kemana pesan ini harus dikirimkan. Setiap tahun, ahli astronomi terus menemukan planet baru yang memutari bintang di zona yang dianggap mendukung munculnya kehidupan. Vakoch berkata, METI akan menargetkan sistem tata surya yang dekat, terutama sistem yang memiliki planet-planet yang dianggap bisa ditinggali. 

Masalah terakhir adalah bunyi pesan itu sendiri. Sejauh ini, telah muncul banyak ide terkait isi pesan, mulai dari iklan Doritos hingga rumur molekul dari alkohol. Namun, Vakoch dan teman-temannya akan lebih dulu fokus pada menemukan cara untuk menghubungi alien. 


(MMI)

Lenovo Thinkpad X1 Teranyar Muncul di CES 2018
CES 2018

Lenovo Thinkpad X1 Teranyar Muncul di CES 2018

1 day Ago

Lenovo perkenalkan keluarga baru ThinkPad X1 yang terdiri dari tiga jenis perangkat sekaligus d…

BERITA LAINNYA
Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.